Grup Band Slank ikut menanam pohon dalam kunjungan mereka ke Manokwari. | CAHAYAPAPUA.com

Kaka Slank Temukan Sampah Botol di Dasar Laut Manokwari

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Grup Band Slank mengajak warga Manokwari lebih giat menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Salah satunya membuang sampah pada tempat yang tepat.

“Tadi kami sempatin berkunjung ke Pulau Mansinam, saya dengan Ivan sempat jalan-jalan ke patung dan kembali lagi ke pasisir pantai, kita temuin banyak sampah plastik di sepanjang pesisir pulau Mansinam,” ungkap drummer Slank, Bimbim saat jumpa fands di Swiss-bell Hotel Manokwari, Sabtu (14/3/2015).

Hal yang sama disampaikan vokalis Slank, Kaka. Saat ia menyempatkan diri menyelam (diving) di pantai Pulau Mansinam ia menemukan sampah botol kemasan minuman berhamburan di dasar laut.

“Kalau di Slank udah mulai terapkan trend belanja nggak pake kantong plastik, biasanya kita kalau belanja, belanjaan kita itu dipegang aja atau bawa kantong plastik sendiri dari rumah,” kata Akhadi Wira Satriaji Alias Kaka seraya menyebut, botol plastik membutuhkan waktu 30 tahun untuk terurai.

Personil Slank lainya, Ivan Kurniawan Arifin alisa Ivanka mengajak para pemuda Manokwari untuk belajar dan sering melakukan diving agar faham pentingnya menjaga kelestarian hutan. Menurutnya sampah berbahan plastik dapat mengganggu ekosistem laut seperti terumbu karang, ikan dan makhluk laut lainnya.

Mohammad Ridho Hafiedz alias Ridho sang Gitaris Slank berharap dengan kampanye pelestarian lingkungan dalam rangka hari bakti Rimbawan ke 32 tahun ini dapat memupuk kecintaan dan kepedulian warga Manokwari untuk lebih giat lingkungan.

“Kepedulian, kepekaan dan kecintaan kepada hutan dan laut itu harus benar-benar dijaga dan di tingkatkan sehingga kelestarian hutan dan laut Manokwari terjaga demi kelangsungan hidup makhluk hidup dilaut Manokwari,”imbuh Ridho.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, F.N. Lalenoh pada jumpa fands itu menyampaikan terima kasih kepada Slank atas masukannya. Ia berjanji, segera melakukan pembenahan dalam pengelolaan sampah yang masih menjadi masalah klasik di Manokwari.

Pada kesempatan itu, Slank pun menyampaikan apresiasinya kepada warga Manokwari atas kepeduliannya menjaga dan melindungi hutan Nature untuk kelansungan hidup semua makhluk hidup di Manokwari.

Bimbim mengaku bangga atas keramahan warga Manokwari yang menyambut kekehadiran band kawakan ini.

Ia menilai kepedulian warga Manokwari dalam melindungi hutan dan lingkungan sekitarnya dibanding warga di kota-kota besar seperti di Jakarta. “Saya lebih suka orang yang nggak tahu tapi pengen belajar ketimbang orang yang tahu tapi nggak mau tahu dan nggak peduli dengan lingkungan. di Jakarta banyak orang kayak gitu, gua akan kasi tau teman-teman di Jakarta kalo orang di Manokwari itu intelegensinya jauh lebih tinggi ketimbang di Jakarta,” imbuh pemilik nama lengkap Bimo Setiawan Almachzumi.

Ivanka pun menyampaikan kekagumannya atas keramahan serta keunikan masyarakat Manokwari dengan keberagaman suku dan budaya nusantara di Manokwari “ Ini hampir sempurna,” sebutnya.

Manager Slank, Bunda Ivet mengajak Slankers membantu pemerintah serta para rimbawan menjaga kelestarian hutan dan lingkungan sekitar. “Memang indah kota Manokwari yang dikelilingi laut dan hutan, walau panas tapi udara di Manokwari ini masih terasa asri dan sejuk” sebut bunda. |RIZALDY

Tinggalkan Balasan