Foto bersama aparat kampung se Distrik Rasiei bersama Kadin PMK Teluk Wondama Hendrik R. Tetelepta pada penutupan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparat Kampung dan Kader Teknik di Wondama baru-baru ini.

Kampung di Wondama masih bergantung ke pendamping

WASIOR, Cahayapapua.com— Meski sudah dua tahun berjalan, dalam hal pengelolaan dana desa, kampung-kampung di Kabupaten Teluk Wondama sejauh ini masih sangat bergantung pada peran petugas pendamping.

Mulai dari tahapan perencanaan hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban nyaris semuanya dikerjakan oleh pendamping dana desa. Ini terjadi karena belum memadainya sumber daya manusia (SDM) di tingkat kampung.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Hendrik Rico Tetelepta mendorong agar setiap kampung mempersiapkan tenaga lokal terutama dari kalangan generasi muda agar bisa menggantikan peran pendamping.

“Ini sangat penting supaya jangan hanya bersandar ke pendamping. Misalnya untuk buat RAB. Karena pendamping hanya sementara saja. Jadi perlu ada penyiapan SDM di kampung untuk gantikan pendamping,” kata Tetelepta sewaktu membuka pelatihan peningkatan kapasitas aparatur kampung distrik Rasiei di aula Dispora di Isei, baru-baru ini.

Dengan dana desa yang cukup besar, diharapkan setiap kampung bisa menyelenggarakan pelatihan secara mandiri tanpa harus menunggu dilakukan oleh instansi terkait di tingkat kabupaten maupun dari lembaga lainnya.

“Memang perlu terus ada pelatihan yang berkelanjutan supaya aparat kampung benar-benar bisa memahami dengan baik. Tapi  ke depan mungkin ada anak-anak muda di kampung yang bisa diberdayakan, itu lebih baik,” ujar Tetelepta.

Terkait pengawasan dana desa, mantan kepala distrik ini juga mengharapkan para kepala distrik ikut berperan aktif mengawal pemanfaatan dana desa di wilayahnya masing-masing.

“Pengawasan dana desa ini sangat ketat, mulai dari polisi sampai KPK semua ikut mengawasi jadi saya kasih ingat kepala kampung jangan sampai ada pekerjaan yang fiktif,” pungkas eks kepala distrik ini. (brv)

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: