Papan proyek pembangunan di Kampung Rado, Distrik Wasior, Teluk Wondama, yang dibiayai dari dana desa 2016. Kampung Rado mengalokasikan dana desa untuk biaya pendaftaran anak sekolah.

Di Kampung Ini, Pendaftaran Masuk Sekolah Dibiayai dari Dana Desa

WASIOR, CAHAYAPAPUA.com—  Pemerintah Kampung Rado, Distrik Wasior, Teluk Wondama mengalokasikan sebagian  anggaran Dana Desa tahun 2016 yang bersumber dari APBN untuk biaya pendaftaran masuk sekolah anak-anak setempat mulai dari SD hingga perguruan tinggi.

“Kami siapkan Rp.86 juta untuk biaya pendaftaran karena melihat kehidupan masyarakat di sini dengan sumber pendatapan yang ada sangat minim sehingga kita bantu untuk anak-anak yang ada,”kata Kepala Kampung Rado Lodewick Manaruri, di Rado, Selasa (2/8/2016).

Adapun Dana Desa tahap I yang telah diterima Kampung Rado sebesar 700 juta lebih. Selain kegiatan non fisik berupa biaya pendaftaran masuk sekolah, sesuai kesepakatan warga, dana tersebut dipergunakan untuk penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan di kampung.

Yakni pembangunan jalan rabat beton dua ruas, masing-masing sepanjang 187 meter dan 130 meter. Juga untuk pembuatan satu unit gorong-gorong sepanjang 4 meter dan pembuatan talud jalan.

“Untuk bantuan pendidikan, setiap tahun saya anggarkan. Karena ini untuk siapkan SDM di kampung ini agar bisa kelolah SDA yang melimpah ini. Jadi pendidikan itu sangat penting sekali,” lanjut Manaruri.

Wakil Ketua Baperkam Rado Ananias Numanderi menambahkan, kehadiran Dana Desa telah membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat di kampung. Banyak kebutuhan masyarakat yang selama ini sulit terpenuhi, kini bisa terjawab dengan Dana Desa.

“Kami sangat senang sekali dengan adanya Dana Desa karena sekarang masyarakat sendiri yang rencanakan, masyarakat juga yang kerja dan dapat uang dari situ,” ujar Ananias ditemui di tempat yang sama.(BRV)

 

Tinggalkan Balasan