Kantor Klasis GKI Teluk Bintuni.

Kantor Klasis GKI Teluk Bintuni Menghabiskan Anggaran 4,135 Miliar

BINTUNI, CAHAYAPAPUA.com– Pembangunan Kantor Klasis GKI Teluk Bintuni akhirnya rampung dikerjakan dan telah diresmikan, Rabu (18/11).

Menurut Panitia Pembangunan Kantor Klasis GKI, Ferdinand Timisela bahwa hampir seratus persen biaya pembangunan-nya berasal dari APBD Kabupaten Teluk Bintuni. Biaya yang dihabiskan mencapai 4,135 Miliar Rupiah yang berasal dari Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) Setda Teluk Bintuni tahun 2013, 2014 dan 2015.

Dirincikan bahwa pada tahun 2013 dana yang dikucurkan untuk pembangunan gedung Kantor Klasis GKI sebesar 596 juta rupiah, tahun 2014 sebesar 2,7 miliar rupiah dan tahun 2015 dana yang dikucurkan sebesar 746 juta rupiah. Kantor Klasis GKI yang berada di tepi jalan protokol di samping Kampung Beimes memiliki luas 1188 meter persegi dengan panjang 54 meter dan lebar 34,5 meter dibangun diatas tanah seluas satu hektar.

Selain berasal dari dana APBD Teluk Bintuni, juga terdapat sumbangsih dari jemaat, panitia dan klasis. Sumbangan tersebut, seperti kain gorden dalam ruangan kantor, meubelair hingga pengecoran jalan masuk.”Bangunan ini desainernya adalah Bupati Teluk Bintuni,” ujarnya.

Menurutnya ide atau gagasan pembangunan gedung kantor Klasis GKI Teluk Bintuni sesungguhnya berasal dari Bupati Alfons Manibui dan Wakil Bupati Alm. Drs. H. Akuba Kaitam. Dikatakan kantor Klasis GKI digunakan untuk menunjang pelayanan tugas-tugas GKI klasis Teluk Bintuni.”Maka perlu disampaikan mulai dari tahap satu hingga tahap tiga berjalan lancar dan rampung 100 persen, berkat dukungan Bupati Teluk Bintuni sehingga bisa berdiri megah, sebagai simbol jemaat,” jelasnya.

Ketua BP am sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Alberth Yoku mengungkapkan bahwa kehadiran kantor ini untuk menopang pelayanan unsur GKI. “Pentingnya tata administrasi yang baik dalam pengelolaan kelembagaan gereja sebagai buah pencerminan hidup seluruh umat kristiani di tanah Papua. Dengan tujuan agar dapat terus membina hidup rukun, damai dengan Tuhan,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Pdt. A. Yoku menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap pembangunan gedung kantor Klasis GKI Teluk Bintuni. Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni, drg. Alfons Manibui,DESS menegaskan bahwa dalam tata pembangunan pemerintahan, unsur keagamaan sangatlah penting untuk mendukung proses pembangunan suatu daerah dan terwujudnya toleransi umat beragama.

Sinergisitas unsur nilai tungku tiga batu harus tetap terjaga di Kabupaten Teluk Bintuni. Tiga unsur tersebut adalah pemerintah, agama dan adat.Dalam peresmian kantor klasis GKI Teluk Bintuni ditandai dengan penandatanganan surat perjanjian hibah dari Pemkab Teluk Bintuni kepada ketua BP am Sinode di Tanah Papua. Selain itu juga ada bantuan satu mobil kendaraan operasional pelayanan bagi jajaran sinode. (MRT)