Rudolf Albert Rodja

Kapolda angkat dua anak Pulau Ayau Raja Ampat

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf Albert Rodja mengangkat dua anak dari Pulau Ayau, Kabupaten Raja Ampat, untuk dipersiapkan serta dididik menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia.

Ditemui di Manokwari, Kamis (22/3) Rodja mengatakan, pekan lalu ia berkunjung ke Pulau Ayau. Selain meninjau kondisi keamanan di pulau terluar tersebut, kunjungan itu sengaja dibuat untuk melihat potensi putri-putri daerah yang bisa direkrut menjadi polisi.

“Saya sudah boyong dua anak itu ke Manokwari dan sekarang mereka tinggal di rumah jabatan saya,” kata Kapolda yang ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, khusus bagi anak-anak pulau terluar Papua Barat mendapat kuota sebanyak 10 persen atau sekitar 25 orang pada penerimaan calon siswa Polri.

Kapolda menginginkan hal itu dimanfaatkan secara baik, sebagai upaya pemberdayaan bagi putra daerah.  Ia melihat potensi anak Kepulauan cukup besar.

“Polda Papua Barat memiliki program anak asuh. Seluruh pejabat utama Polda, termasuk Kapolres wajib mengangkat anak asuh dari kalangan anak-anak asli Papua. Kita sudah memulainya sejak tahun 2017,”katanya.

Melalui Program tersebut, lanjut Kapolda, saat ini sudah lebih dari 500 putra-putri Papua diangkat sebagai anak asuh. “Kuota penerimaan Casis Polri untuk Papua Barat sekitar 200-an orang. Kalau ada 150 anak-anak Papua yang lulus sudah lumayan,” katanya lagi.

Rudolf mengajak masyarakat berfikir komprehensif, mengingat persyaratan menjadi anggota Polri tidak gampang. Kesehatan menjadi pertimbangan utama pada tahap seleksi maupun saat menjalani pendidikan.

“Banyak Kabid Dokkes yang dicopot karena saat pendidikan ada siswa yang kedapatan sakit. Saya tidak mau seperti itu,” katanya lagi.

Melalui program anak asuh, ia ingin anak-anak Papua disiapkan, baik dari aspek kesehatan, mental maupun intelegensi dan kesamaptaan.| Toyiban

Leave a Reply

%d bloggers like this: