Ilustrasi

Kapolda Pantau Penyelidikan Kasus Pembunuhan Sadis di Bintuni

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Kapolda Papua Barat Brigadir Jenderal Polisi Royke Lumowa mengaku memberi perhatian khusus terhadap kasus pembunuhan sadis di Bintuni yang merenggut nyawa seorang ibu bersama dua anaknya.

Sejauh ini, upaya penyelidikan polisi diarahkan untuk mengungkap siapa pelaku yang tega menghabisi nyawa para korban.

“Saya ikuti terus laporannya. Mudah-mudahan akan ada titik terang. Saya sudah perintahkan Kapolres (Teluk Bintuni) terus melaporkan perkembangan kasus ini. Termasuk untuk terus melakukan analisa dan evaluasi terhadap apapun yang berkaitan dengan kasus ini,” ujar Royke, Selasa (1/9/2015).

Kapolda mengatakan, bantuan masyarakat sangat diperlukan untuk mengungkap kasus ini, terutama yang mengarah kepada identitas pelaku.

Kasus ini membuat geger warga Teluk Bintuni. Pasalnya ibu berinisial FL ini ditemukan tewas dalam rumahnya dengan kondisi tubuh tanpa busana dan luka parah di beberapa anggota tubuhnya. Kedua anaknya yang masih kecil juga ditemukan tewas dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya.

Menurut informasi yang dihimpun dari warga, penemuan mayat korban berawal saat sejumlah tetangga melihat rumah korban dalam keadaan gelap. Karena curiga, warga pun masuk kedalam rumah sebelum terhenyak menyaksikan kondisi mayat korban. Diperkirakan, korban dibunuh beberapa hari sebelumnya.

Suami korban yang berprofesi sebagai guru sejauh ini belum bisa dimintai keterangan. Saat peristiwa terjadi ia dikabarkan sedang mengajar di pedalaman.

Korban sudah dimakamkan beberapa hari lalu. Keluarga korban mendesak aparat kepolisian untuk mengungkap kasus ini secepatnya. Pemakaman para korban juga dihadiri ribuan warga etnis Toraja yang bermukim di Bintuni; Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Papua Barat, Stepanus Selang yang datang dari Manokwari, bersama sejumlah pengurus IKT Papua Barat.

Sejumlah pejabat teras Kabupaten Teluk Bintuni bersama wakil Gubernur Papua Barat, Irene Manibuy, juga terlihat melayat. “Kami mendesak agar kasus ini diusut secara tuntas, pelakunya harus ditangkap,” kata Stepanus Selang. |ADITH SETYAWAN

Tinggalkan Balasan