Kapolres Manokwari AKBP John E.Isir menunjukkan foto orang yang diduga pelaku penembakkan di Kampung Warnyeti yang telah ditetapkan sebagai DPO. Foto: Dok Cahaya Papua

Kapolres Manokwari: Tersangka Melawan, Kita Tembak Mati!

MANOKWARI— Aparat Kepolisian resor Manokwari sejauh ini belum berhasil menangkap ON, pelaku penembakan di Kampung Warnyeti Distrik Tanah Rubuh, Manokwari, 14 September lalu. Segenap upaya terus dilakukan polisi untuk meringkus buronan tersebut.

Kapolres Manokwari AKBP Johny Edizon Isir, kepada wartawan, Selasa (28/10) mengatakan pihaknya terus melakukan pencarian terhadap pelaku yang saat ini sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Polisi aku Kapolres sudah mengetahui keberadaan pelaku. “Ada beberapa informasi, Tapi kita masih dalami,”tuturnya.

Jika informasi tersebut sudah pasti, lanjut Kapolres, pihaknya akan segera menurunkan tim untuk melakukan penggeledahan. Jika pelaku ada, maka pihaknya akan melakukan penangkapan dan membawanya untuk diproses hukum. (Baca : Anak Ditembak Mati, Pelaku Buron, Ayah Datangi Kantor Polisi)

Polisi pun tak akan segan-segan menembak mati ON, jika saat menangkapan yang bersangkutan memberikan perlawanan.“Kalau dia melawan kita tembak mati,”tegasnya.

Polisi sudah beberapa kali melakukan pengejaran, sayang pelaku berhasil meloloskan diri. Bahkan dalam penggerebekan 12 Oktober lalu polisi berhasil menemukan satu pucuk senjata api di lokasi penggerebekan.

Katanya, senpi tersebut bukan yang digunakan pelaku untuk menembak korban hingga tewas. Sebab, senpi yang ditemukan itu jenis pistol sementara senjata yang digunakan pelaku adalah laras panjang. Pemilik pistol itu telah ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolres juga menjelaskan, pihaknya akan memberikan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan kepada keluarga korban.“Bagaimana dan upaya apa yang kita lakukan, dimana kita sudah geledah tiga lokasi yang diduga tempat pelaku. Kita juga sampaikan kendala-kendalanya dan keluarga korban cukup memahami dan sama-sama saling suport,” jelasnya

Sebagaimana diketahui, penembakan itu sempat memicu ratusan warga dari Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan melakukan pembakaran terhadap 24 unit rumah di Kampung Warnyeti distrik Tanah Rubuh, Manokwari.

Soal pembakaran rumah warga ini, Polisi akan tetap memprosesnya secara hukum. “Tapi kita prioritas tangkap pelaku penembakan dulu. Kalau itu gampang,”tandasnya. |TOYIBAN

EDITOR: PATRIX BARUMBUN TANDIRERUNG

Tinggalkan Balasan