Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian terlihat keluar dari pintu VIP Bandara Rendani Manokwari, setelah tiba di Manokwari sekitar pukul 16.00 WIT, Minggu (28/1). Kapolri akan meresmikan gedung baru dan rumah sakit Bhayangkara Polda Papua Barat yang terletak di Andai di Distrik Manokwari Selatan, juga rumah pejabat Polda Papua Barat di puncak Soribo, Distrik Manokwari Barat. Adlu Raharusun/Cahaya Papua

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat, memberlakukan pengamanan cukup ketat, terhadap kunjungan orang satu di tubuh kepolisian RI Jenderal Pol Tito Karnavian yang kedua kali ke Manokwari, Minggu, (28/1).

Kapolri berkunjung ke Manokwari untuk meresmikan kantor Polda Papua Barat yang baru sekaligus Rumah Sakit Bhayangkara Lodwijk Mandacan di Andai Manokwari Selatan, sekaligus meresmikan rumah pejabat Polda Papua Barat yang terletak di puncak Soribu, Distrik Manokwari Barat.

Tito disambut Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kapolda Papua Barat Brigjen Rudolf Albert Rodja, Pangdam XVIII Mayjen TNI Yoppye Onesimus Wayangkau dan Kabinda Papua Barat Robby Setyawan di pintu ruang VIP Bandara Rendani Manokwari sekitar pukul 16.00 WIT.

Tito kemudian bergerak bersama para pejabat ke ruang VIP dan melakukan pertemuan tertutup sekitar setengah jam. Setelah itu rombongan bergerak ke Aston Niu Manokwari untuk menginap. Namun setelah keluar pintu Bandara, Tito yang hendak diwawancarai wartawan dipersulit petugas. Bahkan untuk mengambil gambar Tito yang hendak memasuki mobil, wartawan diminta untuk menjauh.

Sementara itu polisi sudah terlihat berjaga-jaga di seluruh lokasi yang akan dikunjungi Tito sejak kemarin. Di Jalan Esau Sesa, tepatnya di sekitar Balai Benih Perikanan Manokwari misalnya, aparat kepolisian sudah terlihat di beberapa titik sejak kemarin sore. Ada yang siaga dengan motor patroli di pinggir jalan dan yang sekedar mengatur arus lalu lintas.

Tito yang merupakan mantan Kapolda Papua ini tiba di Manokwari dengan membawa sejumlah perwira Polri, termasuk mantan Kapolda Papua Barat Royke Lumowa, yang kini menjabat sebagai Kepala Divisi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri, dan Martuani Sormin Siregar yang menjabat sebagai Kepala Divisi Propam Mabes Polri.

“Agenda Kapolri di Manokwari diantaranya meresmikan gedung Mapolda baru dan Rumah Sakit Bhayangkara Lodwijk Mandacan dan juga rumah dinas pejabat Utama Polda,” kata Kabid Humas Polda Papua Barat Hari Supriyono di grup whatsapp wartawan hukum dan kriminal Papua Barat pada hari yang sama.

Sementara itu elemen masyarakat Parlemen Jalanan atau Parjal yang sebelumnya menyatakan akan menggelar aksi dalam kunjungan Kapolri membatalkan rencana tersebut.

Koordinator Parjal Ronald Mambiauw, Minggu (28/1), mengatakan rencana aksi terpaksa dibatalkan karena mempertimbangkan penyusupan pihak lain dalam aksi mereka. Keputusan membatalkan aksi dilakukan saat Parjal menyampaikan surat ijin aksi di Polres Manokwari Sabtu sebelumnya.

Parjal pekan lalu berdemontrasi ke kantor Kejari Manokwari, mendesak Kejari dan Polda Papua Barat mengusut tuntas kasus korupsi di Papua Barat.

Disana Parjal juga mempertanyakan alasan Polda Papua Barat memindahkan penanganan kasus korupsi pengadaan kapal LCT di Pemda Sorong Selatan, yang menjerat mantan bupati Sorong Selatan Otto Ihalauw ke Mabes Polri. Kasus tersebut diduga merugikan negara Rp. 1 miliar lebih.

Selain itu dalam aksi tersebut, Parjal juga menagih janji Tito Karnavian yang disebut menjanjikan mantan Wakapolda Papua Barat Pietrus Waine untuk diangkat menjadi Kapolda Papua Barat. Pietrus saat ini menjabat sebagai Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Mabes Polri. Sementara itu Pietrus tidak nampak dalam rombongan Tito ketika berkunjung ke Manokwari . (mar) 

Leave a Reply