Ilustrasi

Kasrem 171/PVT: Jika Terbukti Bersalah, SJ Dihukum Berat

MANOKWARI- Kepala Staf Komando Resor Militer 171/Praja Vira Tama Sorong, Kolonel Infrantri Agus A Raub, mengatakan, Samuel Jitmau alias SJ, oknum anggota TNI yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Frelly dan dua anaknya di Teluk Bintuni akhir Agustus lalu, akan dihukum seberat-beratnya jika terbukti bersalah.

“Kita tetap tegas menindak anggota yang terlibat dalam kasus itu, dan kalau salah pasti akan dihukum seberat-beratnya ,” ujar Agus A Raub kepada wartawan siang kemarin usai memimpin upacara HUT TNI di Lapangan Borasi Manokwari.

Kasrem mengatakan saat ini kasus tersebut masih terus dalam pengembangan den POM Jayapura, Papua. “Yang periksa dari pihak Kepolisian Militer, tetapi kita tetap mengikuti itu dan sekarang masih tahap pemeriksaan,” jelasnya.

Sebelumnya Samuel telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang ibu Rumah Tangga Ny.Frelly dan kedua anaknya yakni Andhika dan Cicil. Kasus tersebut mendapat kecaman luas masyarakat.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia, Aris Merdeka Sirait, sebelumnya, mengatakan, tersangka akan dikenakan pasal 304 KUHP dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup dan tidak menutup kemungkinan terancam hukuman mati. |ADITH SETYAWAN