Elly Wanma

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manokwari, diminta mengklarifikasi langsung ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manokwari, terkait tewasnya siswa Sekolah Dasar (SD) di Kampung Arowi I, yang diduga karena mengkonsumsi obat kaki gajah di sekolahnya, Jumat lalu.

Anggota DPRD Manokwari, dari Fraksi Hanura, Elly Wanma, yang ditemui Cahaya Papua, di ruang kerjanya, Senin kemarin mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan ataupun klarifikasi resmi dari Dinkes terkait isu tewasnya siswa SD yang beredar tersebut.

Untuk itu, kata dia, Dewan menginginkan Dinkes mengklarifikasi langsung hal ini, sehingga isu tersebut dapat diluruskan.  “Kita akan kordinasikan hal ini, dan melalui Komisi terkait kami (dewan, red) akan memanggil Dinkes Manokwari agar mengklarifikasi langsung,” ujar Wanma yang juga menjabat Ketua Fraksi Hanura tersebut.

Menurutnya, Dinkes harus segera membendung isu yang berkembang dengan mengklarifikasi secara langsung baik melalui media massa dan Dewan. Dan menurutnya, jika hal ini tak dilakukan segera, maka pencanangan program bebas penyakit kaki gajah dan malaria di Papua Barat, akan dinilai gagal khususnya di Manokwari.

“Informasi yang saya dapat dari masyarakat, yang meninggal ada tiga orang. Salah satunya, warga Kampung Arowi I. Untuk itu penting Dinkes dan jajaran tenaga penyuluhan kesehatan memberikan klarifikasi langsung. Karena sampai sekarang belum ada pernyataan atau laporan yang masuk dari Dinkes, justru kita dapat perkembangan informasi dari publik,” jelasnya.

Wanma juga berharap, atas dugaan insiden yang terjadi tersebut sekiranya menjadi pembelajaran jajaran tenaga kesehatan, agar dapat lebih bijak dan rutin melakukan kordinasi saat mensosialisasikan suatu program kesehatan.

Diketahui, Jumat lalu, warga Manokwari dikejutkan, adanya laporan polisi atas oknum warga dari Kampung Arowi I yang meluapkan emosinya kepada jajaran sekolah dan Puskesmas Pasir Putih, karena menuding anaknya meninggal diduga usai meminum obat anti Malaria dan anti kaki Gajah tersebut. (CR-80)

Leave a Reply