Ilustrasi, Penyakit Malaria.

Kasus Malaria di Papua Barat Diklaim Turun Signifikan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat mengklaim persentase penyakit malaria di provinsi Papua Barat turun signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Otto Parorongan mengatakan, salah satu daerah yang sudah cukup berhasil memberantas penyakit malaria adalah Kabupaten Teluk Bintuni.

Dia daerah itu, ia mengklaim, saat ini sudah agak sulit menemukan warga yang menderita penyakit malaria. “Kita harapkan daerah-daerah lain mengikuti langkah-langkah itu,” ujar Parorongan mengacu pada cara-cara daerah tersebut memberantas penyakit malaria, kemarin.

Meski diklaim sudah menurun secara signifikan, namun Otto menyatakan, daerah seperti Raja Ampat dan Sorong Selatan masih mudah ditemui penyakit malaria.

Penyebabnya, dua daerah tersebut sebagian besar wilayahnya di kelilingi oleh rawa-rawa, yang merupakan habitat perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk malaria. “Dia 2 daerah itu penyakit malaria masih tergolong banyak,” imbuhnya.

Otto berharap Provinsi Papua Barat bisa terus menjalankan program pencegahan yang tepat sehingga sebelum tahun 2030 penyakit malaria di provinsi ini bisa berkurang secara drastis.

“Kami berharap demikian karena di beberapa kabupaten/kota sudah sangat-sangat menurun kasus malarianya,” ujar dia mengakhiri. |DINA RIANTI