kaskus.co Ilustrasi

Kasus Pajak Kapal, Kapolres: Kemungkinan Ada Tersangka Baru

BINTUNI,CAHAYAPAPUA.com– Kepolisian Resor Teluk Bintuni terus mengembangkan penyidikan atas kasus dugaan korupsi pajak kapal milik perusahaan gas Tangguh yang ditaksir merugikan negara sebesar Rp. 47 miliar.
“Kami sudah menetapkan bendahara Sahbandar Pelabuhan Bintuni berinisial DN menjadi tersangka. Kini ditahan. Selebihnya kami sedang kembangkan, sejumlah saksi sudah diperiksa,” ungkap Kapolres Teluk Bintuni, AKBP.Hary Supriyono di Bintuni, Selasa (9/6/2015).
Dua pekan lalu Polres Teluk Bintuni mengirim penyidik ke Jakarta untuk memeriksa pemilik kapal. Penyidik juga memeriksa enam orang saksi dari perusahaan Tangguh LNG dan saksi lain dari pihak syahbandar. “Kemungkinan ada tersangka baru,” katanya.
Seluruh kapal yang masuk di pelabuhan Teluk Bintuni, kata Kapolres, telah memenuhi kewajiban membayar pajak. Tapi berdasar hasil audit BPK dari 2009-2014, tidak semuanya pendapatan dari pajak itu disetor ke kas negara. |RIZALDY