ilustrasi-pembunuhan

KASUS PEMBUNUHAN: Warga Sorong Ancam Duduki Kantor Polisi

SORONG, CAHAYAPAPUA.com— Pemuda Kei di Kota Sorong mengancam akan menduduki Mapolres Sorong Kota jika polisi tidak menangkap pelaku pembunuhan terhadap warga mereka bernama Glen yang terjadi di daerah tersebut baru-baru ini.

Wakil Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kei Sorong Raya, Jhonias Ohoiner mengatakan, pendudukan Mapolres Sorong untuk mempertanyakan kinerja kepolisian dalam menungkap kasus tersebut.

Jhonias menyatakan hingga saat ini polisi Sorong Kota belum menangkap pembunuh Glen padahal telah ada barang bukti berupa rekaman CCTV milik Supermarket Saga yang dengan jelas wajah para pelaku pembunuhan. Selain itu sejumlah warga mengaku melihat kejadiaan pembunuhan tersebut.

“sepertinya Polisi tidak bekerja dan hanya diam-diam. Kalau bekerja pasti pelaku sudah ditangkap. Apakah polisi tidak mampu ataukah takut mengungkapnya. Kalau tidak mampu apa yang membuat sehingga polisi tidak mampu, apakah mengungkap masalah ini terlalu sulit, dan kalau takut, takut kepada siapa?,” kata Jhonias Selasa kemarin.

Jhonias menuding sejumlah masalah yang terkait dengan warga Kei di daerah tersebut tak pernah tuntas diungkap polisi sehingga memicu reaksi publik. “Kapolres harus tegas dengan masalah ini. Jika Kapolres tak mampu menyelesaikan masalah ini, sebaiknya lepaskan aja, biar kami yang mainkan dengan cara kami sendiri,” kata dia.

“Saya mohon kepada Kapolda Papua Barat melihat kasus ini. Karena ada beberapa peristiwa yang korbannya meninggal tapi tidak terungkap. Jangan sedikit-sedikit masyarakat yang disalahkan,” tegas Jhonias dalam pernyataan lanjutan.

Kapolda Papua Barat Brigadir Jendral Polisi Royke Lumowa secara terpisah berjanji akan terus mendesak Polres Sorong Kota menangkap pelaku pembunuhan Glen. “Saya kapolres agar segera menangkap pelaku. Saya juga sering SMS tanyakan ke beliau apakah sudah tangkap atau belum, jawabnya juga belum,” ujar Royke ketika dihubungi wartawan.

Ia menyatakan akan mengevaluasi kinerja Kapolres Sorong Kota apabila kasus tersebut tak tuntas. “Itu (Kapolres) anggota saya. Kalau kasusnya jalan ditempat saya akan evaluasi. Saya akan cek terus kasus itu,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Sorong Kota AKBP. Karimudin Ritonga yang dimintai keterangan oleh wartawan menyangkut masalah ini belum memberikan komentar apapun. |NASIR