Kantor DPR Papua Barat

Kasus TV Parlemen dan Laptop di Sekretariat DPRPB Tunggu Audit BPKP

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Selangkah lagi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari akan mengumumkan tersangka dibalik kasus pengadaan TV parlemen dan sejumlah laptop, di sekretariat DPR Papua Barat tahun anggaran 2015.

Untuk menuju ketahap itu, Kejari Manokwari sedang menunggu audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Papua Barat yang saat ini tengah berlangsung.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Manokwari, Irvan Bilaleya, mengatakan, audit yang dilakukan atas permintaan Kejari Manokwari itu, untuk mengetahui secara pasti dugaan kerugian negara dibalik kasus yang sempat menghebohkan publik itu.

“Saat ini tim auditor BPKP sedang melakukan audit atas permintaan penyidik kejaksaan,” kata Irvan di Manokwari, Jumat (10/3).

Irvan mengatakan tidak ada batas waktu pelaksanaan audit, namun yang pasti dugaan kerugian negara dibutuhkan untuk memperkuat sangkaan terhadap tersangka, yang ia sebut sudah dikantongi penyidik.

Untuk kepentingan pemeriksaan Kejari mengaku telah memeriksa sejumlah staf sekretariat DPR PB yang terlibat langsung dalam proyek ini, termasuk rekanan kerja (kontraktor) dan kepala Inspektorat Papua Barat.

Sebelumnya Kejari Manokwari berjanji akan berupaya agar kasus yang sudah bergulir selama ini dapat diserahkan ke Pengadilan Tipikor Manokwari pada April bulan depan.

Pengadaan peralatan TV Parlemen di sekretariat DPR Papua Barat tercatat senilai Rp.1,9 miliar, sementara pengadaan 45 unit laptop sebesar Rp.950 juta. (ONE)

Tinggalkan Balasan