Sampah

Kawasan Laut Manokwari Kotor, Speed Pengangkut Sampah jadi Wacana

MANOKWARI, Cahayapapua.com Masalah sampah di Kabupaten Manokwari tak hanya terjadi di kawasan daratan. Penumpukan sampah pun terjadi di pesisir pantai, permukaan laut serta dasar laut.

Perlu ada fasilitas penunjang dalam mencegah terjadinya penumpukan sampah di pesisir pantai maupun lautan, khususnya di Perairan Teluk yang ada di Kota Manokwari.

Kepala Bidang P2L Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manokwari, Simon Koromat, Jumat (26/2/2016) mengatakan, sudah saatnya Kabupaten Manokwari memiliki beberapa unit speed yang dijadikan sebagai speed pengangkut sampah.

Sehingga perairan di Kabupaten Manokwari bisa bersih dari masalah sampah. Selain itu satwa hidup yang berada di perairan juga bisa terbebas dari pencemaran yang terjadi.

“Jadi bukan hanya bersih di dataran, tetapi harus bersih di laut juga, sehingga kedepan kita harus menyediakan speed pengangkut sampah, karena khusus di daerah teluk sudah tercemar dengan sampah,” ungkapnya.

Hal ini yang sudah diterapkan pada Pemerintahan Kota Ambon, dimana setiap teluk disedikan speed pengangkut sampah yang selalu mengangkut sampah-sampah kiriman dari sungai dan kali di kota tersebut.

Namun hal tersebut menurutnya baru sebatas wacana, mengingat untuk mengatasi masalah sampah seharusnya membutuhkan peran serta semua elemen serta sarana pra sarana yang memadai.

Untuk itu permasalahan sampah di Kabupaten Manokwari harus bisa diawali dengan disiplin pembuangan sampah pada tempatnya.|ADITH SETYAWAN|EDITOR : BUSTAM

Tinggalkan Balasan