Kantor DPRD Manokwari yang terletak di Sowi Gunung. Foto: Ist

Kecam Pemborosan Anggaran, 2 Legislator Tolak Ikut Bimtek di Jakarta

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-Ketua Fraksi Manokwari Hebat DPRD Manokwari,  Romer Tapilatu, memastikan 2 anggota fraksinya menolak mengikuti bimbingan teknis anggota DPRD Manokwari yang dilaksanakan di Jakarta. Sikap ini sejak awal disuarakan FMH karena menganggap Bimtek di Jakarta sebagai pemborosan anggaran.

Dua legislator yang menolak ikut itu adalah Trisep Kambuaya dan Romer. Keduanya adalah anggota DPRD dari PKPI.

Romer menaksir, Bimtek anggota DPRD Manokwari di Jakarta itu berpotensi menghabiskan anggaran kurang lebih setengah miliar rupiah, mulai dari biaya transportasi, penginapan hingga akomodasi.  Besarnya biaya yang dibutuhkan, dalam perspektif FMH, seharusnya menjadi bahan pertimbangan semua pihak di DPRD Manokwari apalagi kondisi keuangan daerah dalam keadaan defisit.

Selain pemborosan anggaran, kegiatan di Jakarta akan membuat dana setengah miliar itu berputar di Jakarta. “Untuk alasan efisiensi sebaiknya dilaksanakan di Manokwari yakni di kantor DPRD. Itu bisa memberikan penghasilan bagi para staf Setwan berupa honor kegiatan,” tambahnya kepada CAHAYAPAPUA.com, Rabu (22/10).

Menurut Romer, fasilitas di kantor DPRD pada dasarnya cukup memadai. Pelayanan yang diberikan para staf pun sudah sangat bagus.

Meski mendapat penolakan namun hal itu tak membatalkan angenda Bimtek. Hari ini, sebanyak 28 anggota DPRD Manokwari akan bertolak ke Jakarta. |TOYIBAN

Editor: Patrix B. Tandirerung

Tinggalkan Balasan