tempo.co Ilustrasi Kasusu LPI PB

Kejaksaan Periksa 3 Saksi Kasus LPI Papua Barat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com—— Kejaksaan Negeri Manokwari pekan ini akan memeriksa tiga orang saksi kasus dugaan Korupsi Dana Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat.
Kejari Manokwari melalui Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Manokwari, Jusak E Ayomi, Senin (8/6/2015) mengatakan, agenda yang akan dilaksanakan dalam minggu ini merupakan pemeriksaan tiga saksi yang masuk dalam tim kerja LPI Piala Presiden.
“Sedangkan untuk minggu depan kami akan periksa saksi-saksi yang berada di luar Manokwari seperti di Sorong dan Manokwari,” jelasnya.
Terkait laporan tersangka dugaan korupsi dana LPI Dispora Papua Barat, dengan inisial SK, yang meminta bantuan Ombudsman Papua Barat dan Papua, Jusak mengatakan, pada prisipnya Kejaksaan Negeri Manokwari akan menghargai hal tersebut.
Jusak juga menjelaskan beberapa waktu lalu Kejaksaan Manokwari telah melakukan tatap muka dengan beberapa perwakilan Ombudsman Papua Barat dan Papua yang dilaksanakan di Kejaksaan Negeri Manokwari.
Lanjutnya, dimana dari pertemuan itu ada tiga hal yang ingin sampaikan bahwa Kejaksaan sudah menjawab secara tertulis ke Ombudsman Papua Barat dengan tembusan ke Kejaksaan Tinggi Papua, Kejaksaan Agung RI, dan Ombudsman RI. Selain itu isi jawaban tertulis tersebut adalah tahapan penanganan kasus LPI berdasarkan SOP yang berlaku secara internal di Kejaksaan, mulai dari penyelidikan, hingga penyidikan dan penetapan tersangka.
“Dalam penanganan kasus dugaan korupsi di LPI ini tidak ada yang dinamakan titipan atau dipaksakan, tapi murni dugaan tindak pidana korupsi karena Kejaksaan dalam menangani perkara bertindak secara profesional dan mengacu pada KUHAP serta SOP penanganan perkara korupsi yang berlaku di institusi Kejaksaan,” tegasnya.| ADITH SETYAWAN