Komisi Penyiaran Indonesia Daerah

Kejari Kumpulkan Keterangan Soal Studio KPID Papua Barat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Penyidik Kejaksaan Negeri Manokwari sedang mengumpulkan bahan dan keterangan (baket) terkait dugaan korupsi penyelewengan dana di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Papua Barat.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Manokwari Jusak Ayomi mengatakan, dugaan penyelewengan dana pada kantor tersebut adalah pembuatan studio monitoring yang dananya diduga ditingkatkan atau dimark up dari nilai sesungguhnya. Nilai proyek pembuatan studio tersebut sekitar Rp. 1 miliar.

“Kami masih membutuhkan sejumlah data dan alat bukti untuk menjadi dasar ditingkatkan ke proses pelidikan maupun penyelidikan,” kata Jusak Ayomi kepada wartawan di Manokwari, Jumat (13/2/2015).

Kejari menurutnya melakukan pengumpulan baket dalam proyek ini berdasar laporan masyarakat. Meski demikian ia mengatakan jika dalam proyek ini nantinya tidak ditemukan adanya indikasi mark up, maka akan dihentikan.

“Sejauh ini belum ada satu pun saksi yang diperiksa karena masih dalam tahap penulusuran,” kata Ayomi. |TAKDIR

Tinggalkan Balasan