Para pemain PSIS Semarang. ANTARA/R. Rekotomo
Para pemain PSIS Semarang. ANTARA/R. Rekotomo

Kena Sanksi Sepak Bola Gajah, PSIS Tetap Latihan

CAHAYAPAPUA.com– Para pemain PSIS Semarang tetap menjalani latihan di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Rabu sore, 29 Oktober 2014, meski mendapat sanksi diskualifikasi dari babak delapan besar kompetisi sepak bola Divisi Utama Liga Indonesia dari Komisi Disiplin PSSI.

“Pemain tetap latihan, bahkan sore ini atau Rabu sore tetap latihan karena mereka adalah pemain profesional,” ujar CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi di Semarang, Rabu.

Klub ini mendapat sanksi dari Komisi Disiplin PSSI pada Selasa, 28 Oktober 2014, terkait dengan praktek sepak bola gajah yang terjadi pada Ahad. Saat dikalahkan PSS Sleman 3-2 pada babak delapan besar Divisi Utama, lima gol yang tercipta dihasilkan lewat aksi bunuh diri.

Yoyok menyatakan timnya tak dibubarkan setelah sanksi diskualifikasi dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI. “Kalau dibubarkan, jelas tidak. Mereka tetap terikat kontrak hingga 10 November mendatang.”

Sampai akhir Oktober ini, tutur Yoyok, mereka tetap latihan seperti biasa, kemudian awal November diliburkan selama sebulan. Setelah itu, pada awal Desember 2014, mereka akan dipanggil kembali untuk persiapan menghadapi musim kompetisi 2015. “Terus terang, dari sisi psikologis, dengan adanya sanksi ini membuat para pemain drop karena mereka tidak bisa melakukan pembelaan,” ujarnya.

Yoyok Sukawi menuturkan, “Mungkin pada musim kompetisi tahun ini timnya terhadang. Akan tetapi, pada musim kompetisi mendatang, akan membentuk tim yang hebat dengan pendanaan yang kuat untuk membuktikan bahwa PSIS masih bisa bersaing,” katanya seraya menjelaskan bahwa musim ini timnya sudah menghabiskan dana Rp 5,5 miliar.|SUMBER: TEMPO.CO

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>