Ilustrasi, Dugaan Korupsi.

Kepala Bapeda Manokwari Selatan Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Manokwari Selatan, Rabu (5/10/2016), menjalani pemeriksaan yang dilakukan penyidik Kejaksaan Negeri Manokwari.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Manokwari Erwin Saragih yang dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan hal tersebut. Pemeriksaan tersebut terkait kasus dugaan korupsi atas realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2014.

Pemeriksaan yang berlangsung di ruang pidana khusus itu berlangsung sekitar empat jam. Meskipun demikian, Erwin belum bersedia membeberkan materi dugaan korupsi atas pengelolaan DAK tersebut, termasuk keterangan yang disampaikan kepala Bappeda.

Selain kepala Bappeda, penyidik pun berencana memeriksa beberapa pejabat lain di Kabupaten baru ini. Pemanggilan akan dilakukan untuk proses pemeriksaan yang akan dilaksanakan pekan depan.

Pemeriksaan terhadap kepala Bappeda berlangsung sekitar empat jam. Pemeriksaan pejabat lain, akan dilaksanakan pekan depan.

Pada wawancara sebelumnya, Erwin mengatakan Kejari Manokwari sedang membidik penangangan kasus korupsi di lima kabupaten yang menjadi wilayah kerjanya. Lima kabupaten tersebut yakni, Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, Pegunungan Arfak dan Teluk Bintuni.

Menurutnya, dalam  waktu tiga bulan terakhir tahun 2016 pihaknya menargetkan untuk menuntaskan penanganan dua kasus dugaan korupsi. “Yang jelas, penyelidikan kita di lima kabupaten sesuai wilayah kerja Kejari Manokwari,”ujarnya menambahkan.

Erwin optimistis dapat memenuhi target menuntaskan dua kasus pada akhir tahun ini. Sebab, hingga Oktober ini Kejari Manokwari baru melimpahkan satu kasus ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Papua Barat.(IBN)

Tinggalkan Balasan