Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana

Kepala BKKBN RI: Revolusi Mental Harus Dipersiapkan Sejak Dini

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Kepala BKKBN Pusat, Surya Chandra Surapaty menegaskan, dalam mempersiapkan generasi yang berkualitas menghadapi bonus demografi ditahun 2010, perlu dilakukan revolusi mental sejak dini.

Hal ini disampaikan saat ia menyampaikan kuliah umum di Universitas Negeri Papua, Kamis (3/9/2015) .
Untuk mempersiapkan generasi yang berkualitas sejak dini berawal dari keluarga, peran orang tua penting dalam mempersiapkan mental sang buah hati. “Revolusi mental bersama keluarga mengoptimalkan fungsi dan peran keluarga sejak dini” kata Surya.

Penjelasan sederhana akademisi Universitas Brawijaya ini, revoluasi mental adalah, seorang anak harus dibina mentalnya sejak lahir dengan mencukupi kebutuhan gizi, kualitas kesehatan dengan mengaktifkan fungsi keluarga yakni menanamkan fungsi keagamaan dengan membisikan kalimat tuhan sejak bayi lahir, fungsi sosial budaya, fungsi melindungi, fungsi ekonomi, fungsi pembinaan lingkungan, dan fungsi pendukung lainnya yang bisa melatih mental sang anak menjadi pribadi yang sehat, kuat dan mandiri.

Untuk mempersiapkan ini, BKKBN hadir sebagai salah satu pilar penting dari pemerintah untuk memepersiapkan generasi yang berkualitas, di mana semua program BKKBN ini diharapkan mampu mempersiapkan apa yang diinginkan suatu negara dalam menciptakan generasi emas yang handal, berkualitas dan mampu bersaing.

“Ditahun 2030 nanti, ekonomi Indonesia sebagian besar akan dikuasai oleh negara asing, dan kita negara Indonesia harus mempersiapkan generasi dengan mental yang kuat dari sekarang, agar bisa menghadapi itu” katanya.

Surya menjelaskan BKKBN hadir bukan untuk melarang melainkan lebih kepada mengatur jarak kelahiran, dengan waktu minimal jarak kelahiran 3 tahun, agar gizi anak dan pembentukan mental anak lebih baik dan berkualitas. Hal ini juga salah satu cara untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak yang sampai saat ini masih tinggi.| DINA RIANTI