Illustrasi Jagung

Kepala Dinas Pertanian Manokwari Pusing Gara-gara Jagung

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Batalnya pembangunan pabrik pakan ternak di Masni, Manokwari, membuat program perkebunan jagung yang disiapkan Dinas P3 Kabupaten Manokwari untuk mendukung pabrik pakan ternak tersebut terancam berantakan.

Program itu sendiri sudah masuk dalam master plan pembangunan pertanian 2015-2019 provinsi Papua dan Papua Barat yang sudah secara resmi diajukan ke Kementerian Pertanian.

“Jadi itu sudah diprogramkan (perkebunan jagung), berarti akan dikembangkan. Karena untuk mendukung pabrik itu kan perlu ada perkebunan jagung. Kalau itu batal, bah, berarti itu PR besar buat kita, “kata Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (P3) Kabupaten Manokwari Kukuh Saptoyudo di Manokwari, Kamis (4/12/2014).

“Kementerian sudah oke, pengembangan (bidang pertanian) Papua – Papua Barat masuk, tetapi ternyata pabriknya (Pakan Ternak)batal. Ini bikin saya sakit kepala ini, bagaimana cara mengatasi ini nanti, “ lanjut dia.

Pemkab Manokwari sendiri sejak awal mendukung penuh rencana Kemenperin membangun pabrik pakan ternak tersebut. Terbukti, tidak beberapa lama setelah tercapai kesepakatan dengan pihak Kemenperin, Pemda melalui Bappeda langsung mempersiapkan lahan untuk lokasi pabrik. (Baca: Pembangunan Pabrik Pakan Ternak di Manokwari Batal)

Akhirnya didapatkan lahan di distrik Masni seluas 2 hektar. Selanjutnya beberapa bulan lalu, Pemda telah membayarkan ganti rugi tahap pertama sebesar 500 juta.

“Petunjuk dari Kemenperin bahwa kalau program sudah dibatalkan itu sulit (untuk dilanjutkan). Yang bisa mengubah kalau pimpinan daerah ke sana sendiri datang menghadap, “ imbuh Kukuh. |ZACK TONU BALA

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan