Kapolsek Kota Manokwari, Kompol R. Herminto MJ

Kepala Distrik Hink Nyaris Jadi Korban Penembakan

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com Kepala Distrik (Setingkat Kecamatan,red) Hink, Lewi Mandacan nyaris menjadi korban penembakan dua orang pelaku berinisial AM dan RM, yang membawa senjata api jenis mouser dan senapan angin. Kedua pelaku melakukan aksinya di Kampung Ukembosi Distrik Tanah Rubuh, Manokwari Selatan, Papua Barat, Minggu (7/12) terkait persoalan adat.

Kapolres Manokwari, AKBP. Johny Edizon Isir, SIK.,MTCP melalui Kapolsek Kota Manokwari, Kompol. R. Herminto MJ dikonfirmasi wartawan, Senin (8/12) kemarin membenarkan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku (AM dan RM). Keduanya diduga sebagai pemilik senjata api tersebut. Petugas kepolisian yang tiba di TKP langsung menerima senpi yang berhasil diamankan Kepala Kampung. Senpi milik kedua tersangka sudah disita dan saat diserahkan tidak disertai amunisi.

Herminto menjelaskan kejadian saat itu Kadistrik Hink Lewi Mandacan sedang menggelar prosesi adat yang juga dihadiri kedua pelaku. Kadistrik menggelar prosesi adat dengan mengambil 2 ekor sapi milik kedua pelaku. Karena tidak terima, kedua pelaku lantas mengambil senpi dan hendak menembak korban. Beruntung tembakan tidak mengenai korban.

Merasa nyawanya terancam, Kadistrik Hink selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian. Pasca menerima laporan korban sekitar pukul 18.00 WIT, aparat kepolisian dari Polsek Kota, dibantu personil dari Polres dan Brimob Detasemen C Manokwari, bergerak menuju TKP menggunakan 4 mobil. Setiba di TKP, kedua pelaku sudah melarikan diri, begitu pula senjata api milik kedua pelaku tidak ditemukan di TKP.

Puluhan aparat kepolisian kemudian memilih kembali ke kota, namun di tengah jalan, mereka diperintahkan kembali ke TKP sekitar pukul 20.00 WIT. Informasi itu diterima polisi, karena Kepala Kampung Ukembosi melaporkan bahwa kedua pelaku hendak menyerahkan senpi. Setiba aparat di TKP sekitar pukul 01.00 WIT, Kepala Kampung Ukembosi meneyerahkan sepucuk senjata api laras panjang rakitan jenis moser serta sepucuk senapan angin kepada petugas kepolisian. Sayangnya, berdasarkan penuturan kepala kampung, kedua pelaku telah melarikan diri ke dalam hutan.

Sampai berita ini terbit kedua pelaku telah ditetapkan menjadi buronan polisi. Sementara senpi diamankan di Polsek Kota Manokwari, untuk proses penyelidikan. |TAKDIR

EDITOR: PATRIX BARUMBUN TANDIRERUNG

Tinggalkan Balasan