Kadis Pendidikan Pegaf, Stoa Toansiba, S,Pd

Kepala Kampung Diminta Laporkan Guru yang Tidak Aktif

ULLONG, Cahayapapua.com— Peran aktif atau partisipasi masyarakat merupakan salah satu syarat untuk menciptakan proses pembangunan yang lebih baik.

Itu sebabnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Pegunungan Arfak mengajak para kepala kampung untuk memantau jalannya proses pendidikan.

Bagaimana caranya? “Saya menegaskan kepada kepala kampung supaya mengontrol guru-guru yang tidak ada di tempat tugas. Laporkan mereka ke dinas. Kalau laporannya akurat, mereka betul-betul tinggalkan tugas, maka guru tersebut akan diganti,” kata Kadis Pendidikan Pegaf, Stoa Toansiba, S,Pd kepada Cahaya Papua, Sabtu (19/3) lalu.

Bukan hanya guru, para Kepala Kampung juga diminta memantau para guru honorer, staf sekolah maupun kepala sekolah.

Keaktifan guru memang masih menjadi satu masalah dalam proses belajar di Pegaf. Di SD Inpres 19 Nungkimor, Hingk misalnya. Warga setempat dan orang tua murid mengeluh karena guru yang bertugas di sekolah ini jarang berada di tempat tugas.

Minggu (20/3) lalu, media ini berkunjung kesana. Sejumlah murid terlihat bermain di sekitar sekolah. Tak ada aktivitas belajar mengajar yang terlihat. Warga melaporkan bahwa kondisi ini sudah terjadi sekitar 3 minggu terakhir. (YUS)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: