Wartawan Manokwari berkumpul di depan Mapolda Papua Barat baru di Andai, Senin, sebelum akhirnya meninggalkan Mapolda.

Ketegangan Polda – wartawan Manokwari mulai cair

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Ketegangan yang terjadi antara Kepolisian Daerah Papua Barat dengan sejumlah wartawan di Manokwari mulai mencair. 

Polda Papua Barat, Selasa, menggelar pertemuan bersama wartawan di Manokwari, terkait insiden yang terjadi pada kunjungan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk meresmikan Mapolda Papua Barat, Senin (30/1).

Pada pertemuan yang digelar di salah satu rumah makan di Manokwari itu, Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat AKBP Hary Supriyono mengatakan, insiden itu terjadi akibat kesalahpahaman menyangkut pengaturan teknis peliputan.

“Bapak Kapolda pada pesan pribadi yang sampaikan kepada salah seorang wartawan sudah menyampaikan permohonan maaf. Beliau pun akan melakukan evaluasi,” kata dia. Ia akan melakukan perbaikan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Kabid Propam Polda Papua Barat AKBP Rudi pada kesempatan itu mengaku bahwa pihaknya melakukan pengamanan secara berlebih pada kunjungan tersebut. Hal itu dilakukan sesuai prosedur tetap pengamanan.

“Karena yang datang ini adalah Kapolri sehingga pengamanan kami lakukan berbeda dengan pengamanan lainya. Propam sebagai garda terdepan pengamanan, kalau tidak laksanakan tugas sesuai protap nanti kami yang disalahkan,” kata dia.

Rudi menyebutkan, dari insiden tersebut, Kapolda Rudolf Albert Rodja mengumpulkan Kabid Humas, Kabid Propam dan panitia lain. Hal itu dilakukan untuk mengevaluasi kegiatan peresmian dari awal sampai akhir.

Diakhir pertemuan ini, Hary mengatakan pihaknya akan menyampaikan seluruh hasil pertemuan tersebut kepada Kapolda. (ibn)

Leave a Reply

%d bloggers like this: