Pertemuan anggota DPD RI Abdullah Manaray dengan pengusaha asli Papua. Foto : CAHAYAPAPUA.com | Toyiban

Ketemu Abdullah Manaray, Ini Harapan Pengusaha Asli Papua

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Pengusaha Asli Papua di Manokwari meminta pemerintah dan pihak terkait melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan kualitas bersaing para pengusaha asli Papua. Mereka juga mendesak pemberantasan praktek korupsi.

Berikut sejumlah harapan yang diutarakan pengusaha asli Papua dalam reses anggota DPD RI asal Papua Barat Abdullah Manaray baru-baru ini.

Jejaring. Pengusaha mengatakan, mereka perlu mendapat bimbingan untuk mengembangkan teknik menajerial dan membangun jejaring. Dicky Korowaymengatakan kemampuan membangun jejaring diperlukan sebagai upaya mengakses proyek-proyek berskala nasional. Mereka berharap Abdullah Manaray menjadi salah satu pelopor untuk membuka jaringan pengusaha papua secara nasional.

Kredit modal usaha. Pengusaha berharap ada aturan khusus yang memudahkan kredit modal usaha. “Selama ini kredit perbankan belum banyak memberikan manfaat bagi kami. Selain dana Otsus, anggaran APBD ke APBD Pemda besar, tapi realisasinya belum maksimal mengakomodir keterlibatan pengusaha asli Papua,” kata Yance Kambu.

Pemberantasan korupsi. Dampak korupsi menurut pengusaha asli Papua cukup menganggu, karena terjadi secara sistematis. Mereka menuding banyaknya praktek korupsi di Papua Barat telah membuat mereka rugi. Pengusaha berharap DPD bisa menekan KPK dan BPK untuk mengawasi pengelolaan keuangan di Papua Barat.

“Selama ini banyak proyek tidak tuntas dikerjakan yang dinilai potensial disalahgunakan. Pemerintah tidak menyelesaikan pembayaran proyek hingga berujung banyaknya proyek yang tak tuntas. Bagaimana pengusaha bisa berkembang jika perilaku pencuri masih ada dilingkungan pemerintah,” kata salah satu pengusaha dalam pertemuan itu.

Menanggapi ini Abdullah Manaray mengatakan, akan menyampaikannya dalam rapat paripurna DPD RI. Hasilnya akan ia sampaikan melalui lembaga dan asosisiasi pengusaha asli Papua.

DPD menurutnya juga sudah mengundang sejumlah menteri diantaranya Menteri PU, Menteri Lingkungan Hidup, Perikanan dan Kelautan serta Menteri ESDM untuk membicarakan sejumlah program di tiap provinsi di Indonesia. Pertemuan masih akan dilanjutkan dengan kementerian lainnya.

Soal regulasi untuk memproteksi pengusaha asli Papua, ia hanya menyatakan sependapat.

Abdullah Manaray menitip pesan agar pengusaha asli Papua segera berbenah karena tantangan persaingan makin ketat. |TOYIBAN

 

EDITOR: DUMA TATO SANDA

2 comments

  1. kami pengusah asli papua ini sangat d sayangkan kami d tipu dgn tulang lalu org lain kenyang apa lg balai besar ini kami pengusaha asli daerah khusus manokwari bru tahun 2014 bru kami bisa diakomodir sdgkan kehadiran blai uda lama.

  2. kami Ikatan Pengusaha Arfak (IPA-PB). Prov. Papua Barat. Kami minta kepada DPR RI, DPD RI utk dukung kami pengusaha papua ini utk suarakan k kementrian terkait sehingga kami hrus d prioritaskan.

Tinggalkan Balasan