DPRD Kab. Manokwari
DPRD Kab. Manokwari

Ketiadaan Tatib Hambat Program Legislasi

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Sekretaris Komisi B DPRD Manokwari Yustus Meidodga mendesak pimpinan segera menyetujui Tata Tertib DPRD untuk menjadi pedoman kelembagaan dan perorangan bagi mereka.

“Fungsi dan tugas anggota DPRD berkaitan dengan pedoman (dalam tata tertib). Sampai saat ini Tatib tersebut belum diserahkan kepada pimpinan komisi dan seluruh anggota DPRD Manokwari,” ungkap Yustus kepada Cahaya Papua, Senin (31/10).

Yustus mengatakan selain sebagai pedoman tugas dan fungsi anggota, Tatib juga mengatur menyangkut hak-hak pimpinan dan anggota DPRD sehingga penting untuk dikantongi tiap anggota secepat mungkin.

Selain Tatib, Yustus mengatakan kode etik dan tata cara berbicara bagi anggota DPRD sampai saat ini juga belum disetujui pimpinan DPRD. “Saya sedikit kesal karena selama ini kita berjalan belum ada landasan yang mengatur tupoksi kami,” kata Yustus.

Ia mengaku telah menanyakan keberadaan Tatib DPRD ke bagian hukum Setwan namun disebut telah disiapkan tapi masih menunggu persetujuan ketua DPRD sebelum dibagikan.

“Kami (juga) sudah menyampaikan hal ini kepada pimpinan beberapa waktu lalu namun belum ada tanggapan secara serius. Padahal Tatib sangat penting,” ujar Yustus menambahkan.

“Saya berharap dua bulan kedepan Tatib tersebut bisa disetujui agar segera dibagikan sebagai pegangan kami dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan aturan kedewanan yang ada,” ujarnya.

Yustus juga menyinggung terhambatnya pembahasan 28 Raperda karena alasan Tatib. Ia menyebut sampai saat ini baru Raperda Penyertaan Modal dan Perusahaan Air Minum yang sudah disahkan tepatnya pada Jumat pekan lalu. (YOS)

Tinggalkan Balasan