Presiden Joko Widodo bersama isteri mendengar penjelasan tentang Jaringan Serat Optik Pitalebar dari Dirut PT. Telkom Alex Sinaga. Jokowi meresmikan jaringan internet berkecapatan tinggi meliputi Sulawesi – Maluku – Papua di Manokwari, Papua Barat, Minggu (10/5/2015). |CAHAYAPAPUA.com| ZACK TONU BALA

Ketika Jokowi Disambut Sedikit Tepuk Tangan

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Ada hal unik terjadi saat Presiden Jokowi memberikan sambutan pada saat meresmikan Jaringan Tulang Punggung Pita Lebar Serat Optik di kantor Telkom Manokwari, Papua Barat, Minggu (10/5/2015) petang.

Jokowi yang tampil dengan gaya khasnya mengenakan kemeja putih lengan panjang tanpa dimasukan ke dalam celana, mengawali sambutan dengan menceritakan agenda kegiatannya selama dua hari melakukan kunjungan kerja di Provinsi Papua.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini kemudian melanjutkan dengan memaparkan anggaran infrastruktur yang digelontorkan pemerintah pusat untuk Provinsi Papua Barat. Dalam tahun 2015 ini, kata Jokowi, Jakarta mengucurkan dana infrastruktur mencapai Rp.4 triliun lebih.

Anggaran itu di luar dari dana Otonomi Khusus (Otsus) serta dana tugas pembantuan lainnya yang rutin diturunkan setiap tahun. Penyampaian Jokowi itu lantas disambut tepuk tangan dari para hadirin yang hadir.

Namun, Jokowi rupanya kurang sreg dengan suara tepuk tangan yang terdengar pada saat itu. Suami Iriani ini pun lantas berkata, “empat triliun itu uangnya gede loh, masa tepuk tangannya sedikit “..

Celetukan Kepala Negara itupun disambut tawa dan seketika tepuk tangan pun membahana. Suara tepuk tangan untuk kali kedua ini jauh lebih meriah dari sebelumnya. Entah karena ingin bercanda atau benar-benar tidak nyaman dengan ekspresi para hadirin yang terasa ‘dingin’, celotehan Jokowi pun mampu mencairkan suasana yang terasa kaku sebelumnya.

Bahkan ‘candaan’ Jokowi itu mampu mengusik konsentrasi sejumlah awak media yang sebelumnya tampak serius menyimak bahkan merekam sambutan orang nomor satu Indonesia itu. Dan setelah mendapat aplaus yang lebih meriah, Sang Presiden pun terlihat lebih semangat melanjutkan sambutannya.

Jokowi menjelaskan dana sebesar itu dipergunakan untuk membangun jalan, jembatan, penataan pemukiman serta membangun rumah layak huni bagi masyarakat miskin di Papua Barat. Perinciannya adalah Rp 2,7 triliun untuk jalan, Rp 850 miliar untuk jembatan, Rp 400 miliar untuk penataan pemukiman dan Rp 90 miliar untuk membangun rumah layak huni. |ZACK TONU BALA

Tinggalkan Balasan