pilkada-serentak-2015.

Ketua dan Satu Komisioner KPUD Fakfak Diberhentikan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Senin (26/10/2015) telah menjatuhkan keputusan atas kasus yang terjadi di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Fakfak.

“Keputusan DKPP hari ini (kemarin, red), memutuskan Ketua KPUD Fakfak, Zainudin S Hakim dan Komisioner Yanward Hindom diberhentikan. Sementara tiga komisioner lainnya direhabilitasi,” kata Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Alfredo Ngamelubun, kepada Cahaya Papua, Senin (26/10/2015).

Menurutnya, putusan DKPP ini, telah ditindaklanjuti oleh KPUD Provinsi Papua Barat dengan mengeluarkan SK pemberhentian. Sehingga, proses pergantian antar waktu (PAW) akan segera dilaksanakan.

Alfredo mengemukakan, Zainudin dan Yanward terbukti melakukan pelanggaran kode etik berat terkait pelaksanaan tahapan Pilkada kabupaten tersebut.

Keduanya dinilai melanggar Peraturan KPU nomor 12/2015 maupun Surat Edaran 402, tentang pelaksanakan pendaftaran bakal calon pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Proses pendaftaran dilakukan tanpa verifikasi faktual melalui rapat pleno. Ketua dan satu komisionernya ini yang melakukannya sendiri sehingga, proses ini masuk dalam pelanggaran kode etik,” kata Alfredo menjelaskan.

Terkait putusan ini, Ketua KPUD Provinsi Papua Barat, Amus Atkana belum dapat dikonfirmasi.|RASYID FATAHUDDIN| EDITOR : TOYIBAN