Ratusan Warga Toraja mendatangi Mapolres Teluk Bintuni, menuntut pengungkapan kasus pembantaian ibu rumah tangga dan dua anak di daerah tersebut baru-baru ini.

KNPI Papua Barat Minta Polisi Transparan Mengusut Pembunuhan Frelly

MANOKWARI – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Barat mendesak Polres Teluk Bintuni dan Polda Papua Barat segera menuntaskan pengungkapan kasus pembunuhan yang terjadi di Teluk Bintuni.

Ketua DPD KNPI Papua Barat, Hermus Indouw dan sejumlah fungsionaris KNPI dalam jumpa pers di Mansinam Beach Hotel, Kamis (17/9/2015) mengatakan, pengusatan peristiwa yang menimpa Frelly Dian Sari serta dua orang anaknya itu harus dilakukan secara transparan.

Kasus ini, harus diselesaikan dengan pro justittia dan sebaik-baiknya, demi tegaknya keadilan hukum dan kemanusiaan di daerah tersebut.
Hermus berharap, masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah masing-masing.
Ia pun minta masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan, toleransi antara suku, ras, dan golongan yang selama ini telah terjalin secara baik.

Terpisah, Ketua Komisi A DPR Papua Barat, Mozes Rudi F. Timisela, mendesak Kepolisian Daerah Papua Barat secepatnya mengusut kasus ini.”Secara pribadi dan juga kelembagaan, saya mengutuk pembunuhan itu. Kami mendesak pihak keamanan profesional dalam menyelesaikan masalah ini,”kata Rudi di Kantor DPR Papua Barat, Kamis (17/9/2015).

Rudi tak ingin kasus ini berlarut-larut, menurutnya Teluk Bintuni terlalu kecil, sehingga tak seharusnya pengungkapan kasus ini berjalan lama.
“Polisi harus bergerak cepat tanpa ada kekuatiran terhadap hal-hal lain terutama bagaimana bersinggungan dengan institusi-institusi lain. Harus dilsksanaksn secara profesional sehingga menjadikan Papua Barat sebagai zona damai yan benar-benar menjadi kenyataan” tuturnya. |RASYID FATAHUDDIN