Kepala Biro Pembangunan Kesejahteraan Sosial Pemprov Papua Barat Hermus Indou memberi sambutan sebelum melakukan prosesi dimulainya gerakan renovasi rumah ibadah dan rumah layak huni di gereja GPKAI Jemaat Kuriakon Wosi, Rabu (19/11/2014). Foto: CAHAYAPAPUA.com | Adith Setyawan

KNPI PB dan Pemprov Renovasi Rumah Ibadah dan Rumah Warga

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— KNPI Papua Barat bersama Biro Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat, memulai gerakan renovasi rumah ibadah dan rumah warga di Manokwari, Papua Barat, Rabu (19/11/2014).

Gerakan renovasi rumah ibadah dimulai dari gereja GPKAI Jemaat Kuriakon yang beralamat di jalan merdeka, kelurahan Wosi, Manokwari.

Tanda dimulainya gerakan ini juga akan dilakukan di Masjid Jami Merdeka Borarsi. Sementara renovasi rumah masyarakat akan dimulai dari sebuah rumah warga di Arfai.

Pembukaan gerakan renovasi rumah ibadah ditandai dengan meletakkan campuran pasir dan semen diatas lantai teras gereja tersebut, kemudian ditutupi dengan sebuah keramik tehel oleh Kepala Biro Pembangunan Kesejahteraan Sosial Pemprov Papua Barat Hermus Indou.

“Pemerintah mempunyai kewajiban membangun masyarakat, baik rohani maupun jasmani, yang akan melahirkan keseimbangan hidup. Dengan begitu masyarakat bisa hidup rukun dan sejahtera,” kata Hermus yang juga Ketua KNPI Papua Barat ini memberi sambutan usai mencanangkan gerakan tersebut.

Menurut Hermus, pemerintah juga sedang menyiapkan beberapa perencanaan untuk membangun kantor-kantor kelembagaan sosial Agama di Provinsi Papua Barat.

Perwakilan gereja menyampaikan sambutan. Foto: CAHAYAPAPUA.com | Adith Setyawan

Perwakilan gereja menyampaikan sambutan. Foto: CAHAYAPAPUA.com | Adith Setyawan

Sementara itu Ketua Majelis Jemaat Kuriakon, Obet, menyatakan, gereja tersebut memang belum direnovasi dalam waktu yang cukup lama.

“Kemuliaan Tuhan telah menjawab doa-doa hambanya sehingga melalui pemerintah, renovasi gedung gereja ini bisa berjalan baik. Kiranya Tuhan memberkati pemerintah untuk tetap menjalankan tugas-tugasnya melayani masyarakat,” kata Obet di lokasi tersebut.

Ketua Panitia Jan Ayomi. Foto: CAHAYAPAPUA.com | Adith Setyawan

Ketua Panitia Jan Ayomi. Foto: CAHAYAPAPUA.com | Adith Setyawan

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Jan Ayomi mengatakan, gerakan renovasi rumah ibadah dan rumah warga ini merupakan upaya meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan,termasuk mendorong suksesnya pembangunan di Papua Barat.

12 rumah ibadah dan 12 rumah warga ditargetkan selesai direnovasi dalam 30 hari. Menurut Jan Ayomi, tiap unit bangunan akan memakai biaya Rp. 100 juta rupiah. “Total anggarannya Rp. 2,4 miliar,” kata Jan Ayomi.

Kegiatan renovasi rumah ibadah dan rumah warga ini merupakan rangkaian Bulan Bakti Pemuda yang digelar KNPI Papua Barat, bekerjasama dengan pemerintah Papua Barat.

|ADITH SETYAWAN

EDITOR: DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan