Rapimda II KNPI Papua Barat

KNPI PB Gelar Rampida II, Hermus Titip Tiga Pesan

MANOKWARI, Cahayapapua.com—— Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Papua Barat, Senin (9/5/2016) menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) II yang dipusatkan di aula KNPI Papua Barat.

Dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Barat yang diwakili oleh Asisten III Setda Provinsi Papua Barat, KNPI Papua Barat diharapkan menjadi ujung tombak dalam proses perubahan pembangunan di Papua Barat.

Dikatakan, Asisten III Bidang Ekonomi Setda Provinsi Papua Barat Fransiskus Kosamah, KNPI yang mayoritasnya adalah pemuda harus bisa mengendalikan maju mundurnya proses perubahan di daerahnya.

“Dalam kemajuan teknologi pemuda lebih berperan, untuk itu pemuda harus siap menghadapi MEA dalam hal sumber daya manusia. Siapa lagi yang akan memimpin Papua Barat kedepan kalau tidak pemuda,” jelasnya.

Lanjut Kosamah, kedepan diatas pundak pemuda akan ada masa depan pembangunan Provinsi Papua Barat. Untuk itu generasi bangsa yang ada saat ini harus terus berjuang dalam membangun bumi Papua Barat yang jauh lebih baik kedepannya.

Ketua DPD KNPI Papua Barat Hermus Indouw mengatakan Rapimda II terkait dengan konsolidasi menjelang Pelaksanaan Musyawarah Daerah KNPI Papua Barat.

“Pengurus DPD KNPI ini sudah berakhir sejak tahun 2015 lalu, namun diturunkan SK perpanjangan kepengurusan hingga akhir Mei 2016 mendatang. Oleh sebab itu kita melakukan konsolidasi untuk membahas Musda,” ujarnya.

Selain itu Hermus mengatakan, dalam Rapimda II ini, DPD KNPI Papua Barat menitipkan tiga hal penting yang akan dibahas diantaranya, melakukan konsolidasi kepengurusan, memantapkan bulan bhakti pemuda dan suksesi pelaksanaan pemilu kepala daerah provinsi/ kabupaten/kota.

Selain itu melalui Rapim tersebut juga akan membahas penyelesaian kepengurusan di kabupaten/kota yang belum menggelar musda.

“Sehingga kepengurusan di setiap kabupaten/kota dapat berjalan seperti sedia kala dalam menggerakan roda aktifitas kepemudaan di tiap kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Papua Barat.”

Di tempat yang sama Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP KNPI Sirajudin Wahab mengingatkab bahwa perbaikan internal KNPI perlu dilakukan guna menyiapkan Pemuda Indonesia menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean MEA.

“Selain pengembangan ekonomi, KNPI juga dituntut agar menjadi pelopor dalam pembangunan teknologi. KNPI harus menjadi perekat dan tidak boleh pecah, agar pemuda bangkit menghadapi MEA, jangan menjadi penonton, ” pesannya.

Kegiatan Rapimda II KNPI Papua Barat itu digelar sehari. Selain melibatkan pengurus daerah, pembukaan Rapimda itu juga dihadiri Forkominda Papua Barat dan juga beberapa pengurus OKP yang ada di Manokwari. (ACS/MAR)

Tinggalkan Balasan