Kapendam Kasuari Kolonel Arhanut Eddy Widiyanto

Kodam Kasuari dapati tambang illegal Wariori aktif lagi

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII Kasuari mendapati tambang emas illegal kali Wariori Distrik Masni, kembali aktif beroperasi, pasca pemasangan garis polisi oleh Polda Papua Barat beberapa bulan lalu.

Panglima Kodam XVIII Kasuari, Mayjen TNI Joppie Onesimus Wayangkau melalui Kepala Pusat Penerangan Kodam (Kapendam), Kolonel Arhanut Eddy Widiyanto mengatakan, pihaknya memperoleh informasi dari masyarakat, bahwa tambang tersebut kembali dipadati oleh ratusan penambang.

“Panglima dapat informasi langsung dari masyarakat, bahwa tambang di Wariori kembali aktif,” ungkap Eddy di hadapan sejumlah awak media, Sabtu lalu.

Dijelaskan, Panglima yang memperoleh laporan tersebut, Juni lalu, langsung membentuk tim khusus dan memerintahkan untuk kembali melakukan penertiban aktivitas penambangan tersebut.

Eddy menyebutkan, tim yang ditugaskan tersebut berhasil mendata ratusan penambang ini. Dan kata dia, ratusan penambang ini didominasi masyarakat luar daerah.

“Ratusan (penambang) orang di areal Kali Wariori ini, sudah kita data semua. Dan mereka rata-rata pendatang,” terangnya.

Selain itu, Eddy mengatakan, tujuan penertiban yang dilakukan Kodam XVIII Kasuari lebih pada melindungi keberlangsungan ekosistem lingkungan dari pencemaran dan kerusakan.

Tak hanya itu, lanjutnya, dari informasi yang diperoleh, penambang yang nekat kembali melakukan aktivitasnya ini diduga kuat mendapat bekingan dari oknum-oknum tertentu.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Polda Papua Barat dalam pengusutannya, berhasil mengamankan ratusan penambang illegal hingga menetapkan 7 orang sebagai tersangka dan alat tambang, bongkahan emas serta uang tunai hasil penjualan. (mar)

 

Tinggalkan Balasan