Amus Atkana

Komisioner KPUD 12 daerah Papua Barat berkurang, kecuali Bintuni

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Jumlah Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) di 12 daerah provinsi Papua Barat akan mengalami pengurangan.

Ketua KPUD Provinsi Papua Barat Amus Atkana di Manokwari, Selasa, mengatakan, dalam waktu dekat seleksi calon Komisioner KPUD akan dibuka di 11 kabupaten kota Papua Barat.

“Hanya di Maybrat dan Tambrauw yang tidak. Sebelas lainya tahun ini akan membuka seleksi,” kata Amus.

Dia menyebutkan, masa kerja 11  KPU tersebut akan berakhir pada Juli 2018. Yakni KPUD Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Manokwari, Kaimana, Teluk Wondam, Fakfak, Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak.

Menurutnya, seleksi calon komisioner kali ini berbeda dari sebelumnya. Seleksi yang dulu dilaksanakan KPUD Provinsi, kini diambil alih oleh KPU pusat.

“Mengacu undang-undang nomor 7 tahun 2016, jumlah komosioner ditingkat kabupaten kota pun akan mengalami perubahan. Secara nasional ada yang terjadi penambahan dan pengurangan,” kata dia lagi.

Penentuan kuota jumlah komisioner, sebutnya, mengacu pada luas wilayah serta jumlah penduduk. Di wilayah Papua Barat hanya KPUD Teluk Bintuni dan KPUD Provinsi yang akan memiliki jumlah tetap yakni lima orang.

“Yang lain, akan berkurang menjadi tiga orang. Beban kerja komisioner kedepan akan bertambah, apalagi di daerah sulit seperti Raja Ampat,” kata dia lagi.

Terkait proses seleksi, lanjut Amus, KPU RI akan membentuk tim seleksi di daerah. Penjaringan tim seleksi akan dilakukan secara terbuka.

“Penjaringan tim seleksi sudah dilakukan di sejumlah daerah luar Papua Barat yang masa tugas KPUD-nya berakhir pada Mei. Berikutnya akan menyusul untuk daerah-daerah di Papua Barat. Kemungkinan Februari atau Maret sudah ada langkah timsel,” sebutnya. (ibn)

Leave a Reply

%d bloggers like this: