Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Royke Lumowa

Kompleks Sanggeng Tengah Sempat Tegang

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Kompleks Sanggeng Tengah, Rabu (7/10/2015) sore sempat tegang saat tim Polda Papua Barat turun memantau aktifitas perjudian di kompleks itu. Warga sempat menghadang aparat yang hendak masuk di kompleks itu, dengan melakukan perlawanan. Alhasil kaca mobil salah satu pejabat tinggi Polda Papua Barat pecah akibat di Kampak. Aparat pun sempat mendapat lemparan batu.

Parahnya lagi salah satu senjata milik pejabat tinggi Polda Papua Barat juga ikut dirampas. Setelah senjata tersebut terjatuh dari tempatnya.

Warga akhirnya dapat diredam setelah Kapolda Papua Barat mendatangi lokasi tersebut dan memberikan pemahaman kepada warga.

Kapolda Papua Barat melalui Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP JH Sitorus kepada wartawan mengatakan, hal tersebut merupakan suatu teguran bagi warga setempat agar menghentikan aktifitas perjudiannya.

“Aturan Undang-undang mengatakan perjudian itu dilarang, jadi itu hanya syok teraphy dari Polda Papua Barat,” ucapnya.

Kabid menegaskan jika aktifitas perjudian di lokasi tersebut masih terus berjalan, maka teguran-teguran keras dari Polda Papua Barat akan kembali dilakukan.

Dalam waktu dekat Polda Papua Barat akan menggelar pertemuan bersama tokoh-tokoh masyarakat setempat untuk membahas hal itu.

Terkait Senpi pejabat utama Polda Papua Barat yang diambil, dirinya menjelaskan, Senpi tersebut kini telah dikembalikan. Polda Papua Barat juga memberikan batas waktu terhadap masyarakat setempat untuk tidak melakukan aktifitas perjudian.

Dalam tegurah Polda tersebut, polisi berhasil mengamankan beberapa kertas angka bertuliskan angka-angka togel serta Kampak yang digunakan saat merusaki kaca mobil dari Pejabat Utama Polda Papua Barat.

Lokasi Sanggeng kembali kondusif setelah pihak kepolisian Polda Papua Barat, Polres Manokwari serta Brimob Manokwari meninggalkan lokasi tersebut. |ADITH SETYAWAN|BUSTAM