MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pelaksanaan Konferensi Daerah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua Barat akan dibuka hari ini di Manokwari. 

Pelaksana tugas Ketua PWI Papua Barat Bustam mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Aula LPP RRI Manokwari. Acara pembukaan dilaksanakan pukul 13.30 WIT.

“Agenda utamanya untuk pemilihan Ketua PWI baru Papua Barat. Agenda lain tentu kita akan membahas program kerja PWI ke depan,” kata Bustam seraya mengatakan pengurus pusat PWI akan hadir pada kegiatan tersebut.

Dia mengutarakan, saat ini PWI Papua Barat dipimpin oleh pelaksana tugas. Bulan depan masa tugas Plt berakhir sehingga konferensi harus segera digelar.

Panitia kegiatan saat ini sedang bekerja melaksanakan berbagai kesiapan. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan pengurus PWI di seluruh daerah Papua Barat.

“Pengurus pusat dipastikan hadir. Teman-teman di daerah juga menyatakan akan menghadiri, karena ini hajatan PWI se-Papua Barat,” sebutnya lagi.

Bustam berharap, konferensi ini menjadi ajang konsolidasi, penataan dan optimalisasi sumber daya manusia organisasi. Sebagai organisasi wartawan, kedepan PWI diharapkan bisa mengoptimalkan peran baik sebagai poros pendorong perubahan maupun lembaga penaung para wartawan di daerah.

Selain itu, lanjutnya, PWI kedepan diharapkan bisa terus meningkatkan kapasitas wartawan di seluruh daerah Papua Barat.

“Teknologi informasi terus berkembang, media siber tumbuh disisi lain masyarakat mudah mengakses bahkan terjun langsung sebagai penyampai informasi di media sosial. Ini tantangan kita,” ujarnya lagi.

Menurutnya, wartawan Papua Barat harus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Professionalme harus dijaga ditengah perkembangan teknologi yang terus melesat.

“Setelah pemilihan, kami berharap bisa merumuskan program unggulan. Arus informasi sangat deras bersamaan dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, sering kali beredar berita hoax. Kita harus memverifikasi setiap informasi yang diperoleh,” sebutnya.

PWI, kata dia, telah mempelopori gerakan tolak hoax. Setiap wartawan dituntut mampu meluruskan berita hoax melalui penyajian berita sesuai kaidah-kaidah jurnalistik. (ibn)

Leave a Reply