KONI Papua Barat dinilai lambat melakukan penjaringan cabor

MANOKWARI, Cahayapapua.com— KONI Papua Barat dinilai lambat dalam melakukan perekrutan pemain dari masing-masing cabang olahraga (cabor), yang akan dipersiapkan mengikuti PON 2020 di Provinsi Papua.

“Seharusnya perekrutan pemain  untuk masing-masing cabor pada tahun 2017 lalu, dan tahun ini harus sudah masuk ke pemusatan latihan masing-masing cabor,” ujar Martinus Faknik, wasit panahan PON 2016 di Bandung ketika ditemui, kemarin.

Tahun 2018 ini Papua Barat sedang melakukan penjaringan, sementara tahun 2019 sudah masuk Pra PON, dan 2020 sudah PON.

“Saya bersama teman-teman cabor merasa bingung karena pada saat penjaringan kenapa KONI sendiri yang turun,” ujarnya.

Martinus menjelaskan, yang seharusnya turun untuk melakukan penjaringan adalah pelatih dari masing-masing cabor, supaya mereka tau kualitas masing-masing cabor.

“PON 2016 lalu-kan kami para pelatih dan penitia yang langsung penjaringan di daerah-daerah dan sekarang ada informasi teman-teman penjaringan masing-masing cabor itu oleh KONI, dan itu membuat teman-teman agak bingung,” ujarnya.

Menurut Martinus, sesuai aturan, jika ingin melakukan penjaringan untuk masing-masing cabor, KONI harus bersama-sama dengan cabor.|Safwan Ashari Raharusun

Leave a Reply

%d bloggers like this: