ilustrasi-sepakbola Pra PON

KONI Papua Barat Kecewa dengan Kualitas Pelatih Sepakbola Pra PON

MANOKWARi, CAHAYAPAPUA.com– KONI Papua Barat kecewa dengan kualitas pelatih kepala tim sepakbola Pra PON Papua Barat, yang hingga pertandingan kedua tidak ada perubahan yang signifikan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum KONI Papua Barat Andres J Deda, Rabu (7/10/2015) saat dihubungi via ponsel.

Andres menilai banyak hal yang telah dikorbankan oleh KONI Papua Barat untuk mempercayai tim sepakbola yang ditukangi mantan Pelatih Persiram Raja Ampat itu, namun hasil yang diharapkan sirna setelah pelatih kepala sepakbola Pra PON Papua Barat tidak bisa memanfaatkan bakat-bakat sepakbola Papua.

“Hasil dua kali pertandingan di Mandala KONI Papua Barat sebenarnya ditipu oleh kualitas pelatih yang tidak bagus, karena dari dua pertandingan tidak ada perubahan,” ucap Andres dari balik ponselnya.

Menurutnya banyak kesalahan serta kurangnya kepercayaan pelatih terhadap pemain lainnya membuat KONI Papua Barat kecewa.
“Tidak ada mesin gol, pemain yang selalu membuat kesalahan masih tetap dipertahankan serta pelatih tidak menganalisa permainan. Dan ini sangat mengecewkan KONI,” tegasnya.

Untuk itu jika wacana babak Pra PON Sepakbola yang akan diulang dikarenakan pembekuan PSSI, maka KONI Papua Barat akan meminta Asprov PSSI Papua Barat untuk menganti pelatih yang lebih berkualitas.

Terkait hasil positif yang diraih tim sepakbola Pra PON Papua Barat dalam pertandingan pertama, Andres menilai Papua Barat mendapat keuntungan karena tim sal Maluku yang tiba di pagi hari harus langsung bertanding di sore hari, sehingga faktor kelelahan menjadi tim Maluku kalah dari Papua Barat.

Tim sepakbola Pra PON Papua Barat dijadwalkan akan tampil hari ini melawan tim tuan tuan rumah Papua yang lebih dulu memastikan lolos ke babak PON Jabar, setelah menang WO atas tim Maluku.

Nasib Papua Barat juga akan ditentukan saat melakoni laga melawan saudara tuanya itu. Dimana Papua Barat dapat meloloskan dirinya ke babak PON Jabar jika Papua Barat berhasil mengalahkan tim asal Papua dengan skor diatas 7 gol. |ADITH SETYAWAN|BUSTAM