Ilustrasi korupsi. | Ist

Kontraktor Proyek SMPN 1 Doom Terancam 4 Tahun Penjara

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jhon Ilef M, SH dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Papua Barat, Rabu (21/1/2015) menuntut terdakwa Abd. Manaf Rahayaan dengan tuntutan 4 tahun penjara.

Ia dituntut dalam kasus dugaan korupsi Proyek Pembangunan Ruang kegiatan Belajar (RKB) SMP Negeri 1 Doom, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong tahun 2010 senilai Rp 144.645.625.

Selain dituntut 4 tahun penjara, terdakwa juga didenda Rp 200 juta, subsider 3 bulan kurungan. Terdakwa juga dibebankan membayar denda senilai Rp 84.645.625 atau subsider 3 bulan kurungan penjara.

Kerugian negara yang ditimbulkan dari kegiatan proyek RKB tersebut senilai Rp 144.645.625. Terdakwa sudah mengembalikan kerugian Negara senilai Rp 60 juta.

Akibat perbuatannya, terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 2 ayat (1),Undang undang  Nomor 31 tahun 1999, jo Undang Undang Nomor 20 tahun tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Tuntutan yang diberikan JPU, terdakwa akan ajukan nota pembelaan atas tuntutan tersebut.

Atas informasi yang disampaikan terdakwa, Ketua Majelis Hakim Maryono, SH menunda sidang hingga pekan depan, dalam agenda pembelaan dan dilanjutkan dengan putusan majelis hakim.

Terdakwa Abd Manaf Rahayaan diseret ke Pengadilan Tipikor Papua Barat atas dugaan korupsi proyek pembangunan tiga Ruang Kegiatan Belajar (RKB) di SMP Negeri 1 Sorong Doom, Distrik Kepaluan Sorong, Kota Sorong senilai Rp 624.320.000.

Proyek ini dikerjakan oleh CV. Tujuh Saudara. Namun pembangunan RKB tersebut belum rampung 100%. Dimana dana proyek itu sudah dikucurkan 100%, sehingga terdapat kerugian negara. |TAKDIR

Tinggalkan Balasan