Ilustrasi Penyerapan-Anggaran

Kontraktor Utamakan Proyek APBN, Daya Serap Anggaran PU Rendah

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com – Dinas Pekerjaan Umum Papua Barat menyatakan banyaknya kontraktor yang memprioritaskan proyek dari APBN merupakan salah satu faktor lambatnya penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah 2015 diinstansi tersebut.

Kepala Dinas PU Papua Barat Agustinus Haryadi mengatakan, sampai September tahun ini pihaknya menyerap anggaran yang sudah dialokasikan dalam APBD baru sebesar 35 persen.

“Kontraktor prioritaskan yang APBN dulu, baru kejar yang APBD. Keterbatasan SDM dan sebagainya (juga menjadi penyebab),” kata Haryadi Jumat kemarin.

Ia berjanji kedepan akan mengevaluasi dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia pada SKPD tersebut, terutama pada bidang teknis untuk bekerja lebih cepat menyerap anggaran APBD. “Orang-orang yang dari luar suruh kesini kan susah,” katanya.

Haryadi menyatakan tetap menargetkan penyerapan anggaran pada akhir tahun dapat mencapai 100 persen, namun ia mengatakan hal itu akan dilakukan dengan hati-hati. “Saya mengingatkan kepada pegawai bekerja dengan baik dan benar,” ujar dia.

Dinas PU memastikan mengerjakan proyek fisik di seluruh kabupaten/kota di Papua Barat namun sebagian besar berada di Kabupaten Manokwari dan Sorong. “Karena Manokwari merupakan ibu kota provinsi, sedangkan Sorong sebagai pintu masuk provinsi Papua Barat, sehingga proyek sebagian besar ada disana,” Haryadi menjelaskan. |DINA RIANTI