Christofel Mailoa.

Koperasi Ini Kirim 1 Ton Sayur ke Tangguh LNG Tiap Pekan

BINTUNI, Cahayapapua.com–– Sekira satu sampai dengan dua ton sayur mayur dikirim ke LNG Tangguh oleh Koperasi Bintuni Mandiri. Ketua Koperasi Bintuni Mandiri Christofel Mailoa pekan kemarin mengatakan koperasi milik Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni ini mendapat orderan sayur dari sub kontraktor PT. Indocater yang mengurusi bahan makanan di perusahan gas tersebut.

Ditemui di ruang kerjanya, Chris mengatakan koperasi ini sudah berjalan selama sembilan tahun. Pihaknya mendapat orderan sayur atau Purchase Order (PO) dari PT. Indocater setiap seminggu sekali.

“Setiap minggunya permintaan sayur berfariasi, kadang banyak kadang sedikit. Sayurnya juga selalu tidak selalu sama perminggunya,” kata Chris yang sehari-hari menjabat Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Teluk Bintuni.

Mantan Kepala Bidang Koperasi di Dinas Perindagkop dan UMKM menegaskan proses mendapatkan sayur dibeli dari petani baik petani orang asli Papua maupun petani non asli Papua.

“Kita ambil di dua tempat yang sudah ditunjuk menjadi tempat pengumpul sayur pertama yakni di Kampung Argosigemerai SP 5, Distrik Bintuni dan Km 4, Distrik Bintuni,” katanya.

Pasalnya, permintaan sayur seminggu sekali ini untuk menutupi kebutuhan makan satu hari bagi sekitar 1500 pekerja di kilang gas LNG Tangguh. Sementara sisanya perusahaan memasok bahan makanan dari beberapa tempat.

“Indocater telah bekerja sama dengan pihak-pihak lain untuk memenuhi kebutuhan makanan di LNG, dari mulai buah, daging, ikan, udang, roti, sayur dan lainnya. Karena disana pekerja dari seluruh negara ada,” katanya.

Dia menambahkan saat ini koperasi melayani dua dapur di perusahaan gas yang resmi mulai produksi tahun 2008, yakni Dapur Stangkool 3 dan Dormonitory.

Dari data yang didapat, orderan sayur untuk Sabtu 15 Oktober 2016. Permintaan order dari Dapur Stangkool-3, diantaranya Labu kuning 50 kg, labu siam 100 kg, oyong 80 kg, pare 100, kol 250, cabe merah besar 120 kg. Kacang panjang 100 kg, Buncis 60 kg, bunga pepaya 25, tahu 4000 pcs/biji, sawi hijau 100 kg, tomat 120 kg.

Sementara dapur Dormitory, labu siam 75 kg, pare 40 kg, sawi 50, cabe merah besar 50 kg, cabe rawit merah 10 kg, tomat merah 50 kg, tomat hijau 20 kg, buncis 30 kg, daun pandan 3 kg, bawang putih 40 kg, terong ungu 50 kg. (ART)

 

Tinggalkan Balasan