Ilustrasi, Banjir. (merdeka.com)

Korban Banjir di Masni Dipindahkan ke Huntara

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-Sebanyak 60 KK Warga Kampung Mansaburi dan Kampung Wariori, Distrik Masni yang menjadi korban banjir akibat meluapnya Kali Wariori akan direlokasi ke tempat baru yang lebih aman.

Pemkab Manokwari melalui BPBD akan menyediakan hunian sementara (Huntara) bagi ke-60 KK tersebut. Anggaran penyediaan Huntara bersumber dari dana bantuan BNPB.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Raymon Yap, Rabu (5/11) di Manokwari, tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) beberapa waktu lalu telah ke Manokwari untuk melihat langsung rencana lokasi pembangunan Huntara. Tim BNPB juga sudah bertemu dengan warga yang akan direlokasi.

“Dana (pembangunan Huntara) masih di Jakarta karena BNPB masih sibuk dengan penanganan asap. Tapi kami harapkan dalam waktu tidak terlalu lama dana ini bisa turun sehingga pembangunan bisa dimulai, “ kata Raymon.

Mengenai lokasi, Raymon menjelaskan, sejak awal sebenarnya sudah ditentukan calon lokasi yang cukup strategis untuk pembangunan Huntara. Selain jauh dari DAS Wariori, letaknya juga dekat dengan jalan sehingga memudahkan mobilitas masyarakat.

Namun belakangan, sejumlah warga meminta agar Huntara dibangun di lokasi milik mereka sendiri. Karena itu, BPBD pun akan menyesuaikan dengan kemauan warga setempat asalkan lokasi yang dipilih tidak dalam zona bahaya.

“ Tidak semua di Mansaburi kita relokasi karena ada wilayah yang aman. Hanya yang tinggal di daerah tingkat kerawanan tinggi itu yang akan dipindahkan, “ ujar dia.

Kepala Kampung Wariori Robertus Gasang yang dihubungi Cahaya Papua belum lama ini mendukung rencana relokasi dimaksud. Namun, menurut dia, hal lain yang juga harus jadi perhatian Pemda adalah rehabilitasi lahan pertanian mereka yang rusak diterjang banjir.

Belasan hektar lahan milik petani di kampung Wariori tidak bisa lagi diolah akibat tergerus banjir bahkan sebagian besar berubah menjadi aliran kali. Akibatnya warga setempat kini kehilangan sumber penghasilan utama mereka. (brv)