Pencanangan aksi pemberantasan korupsi terintegrasi di Kantor Gubernur Papua Barat

KPK Canangkan Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Papua Barat

Manokwari, Cahayapapua.com— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama pemerintah daerah mencanangkan aksi pemberantasan korupsi terintegrasi di wilayah Provinsi Papua Barat.

Koordinator KPK Wilayah Provinsi Papua Barat, Suyadi pada pencanangan yang dilangsungkan di Manokwari, Rabu, mengatakan, aksi yang melibatkan pemerintah Provinsi Papua Barat dan 10 kabupaten dan kota ini sebagai bentuk komitmen daerah dalam menciptakan pemerintahan yang bersih.

“Bupati wali kota sudah berkomiten, hal itu yang tertuang dalam pertemuan beberapa waktu lalu. Kita sama-sama menyusun rencana aksi yang akan dilaksanakan bersama,” kata Suyadi.

Ia mengapresiasi keseriusan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dan kepala daerah di 10 kabupaten/kota. Sejak awal hingga akhir pencanangan dan penandatangan rencana aksi tersebut.

Suyadi menyebutkan, kondisi masyarakat Indonesia secara umum masih cukup memprihatinkan. Kesejahtaraan rakyat masi jauh dari harapan.

“Masih ada ketimpangan berkali-kali lipat antara kesejahateraan pejabat dengan masyarakat. Kami pernah memantau seorang pejabat makan di sebuah restoran, biaya satu kali makan pejabat tersebut cukup untuk biaya hidup sebulan masyarakat biasa,” kata dia.

Di daerah tertentu, kata dia, layanan kesehatan masih berada dibawah standar minimal. Bahkan sekadar air pun tidak ada pada fasilitas layanan kesehatan tersebut.

Gubernur pada kesempatan tersebut mengajak seluruh kepala daerah berkomitmen melaksanakan aksi pemberntasan korupsi secara terintegrasi tersebut.

“Kita Harus mengakui, masih ada praktik korupsi di Papua Barat yang berdampak pada tidak tercapainya target program pemerintah,” kata gubernur.

Aksi tersebut, bagi Mandacan, merupakan solusi agar pembangunan berjalan lancar dan para pejabat daerah tidak terjerat kasus korupsi. (ibn)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: