Sekretaris KPU Rustam Efendi menyerahkan buku kompilasi hasil Pemilihan Umum Legislatif 2014 kepada Bupati Bastian Salabai. | CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

KPU dan Pemda Manokwari Rapat Terbatas Bahas Pilkada

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— KPU Manokwari menyarankan kepada Pemkab Manokwari agar mengajukan permohonan secara tertulis kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) jika menginginkan pelaksanaan Pilkada dilaksanakan pada tahun 2015 ini.

Kabupaten Manokwari tidak termasuk dalam daerah yang menyelenggarakan Pilkada pada tahun 2015 ini karena masa jabatan bupati dan wakil bupati saat ini baru berakhir pada Februari 2016. Ketentuan ini diatur dalam  UU Pilkada terbaru yang merupakan pengesahan dari Perppu nomor 1 tahun 2014.

“Kita coba upayakan Manokwari ikut pada 2015 karena sesuai informasi terakhir yang kami dapat pencoblosan dilakukan pada akhir Desember. Berarti otomatis pelantikan tetap di 2016. Jadi kami harapkan Pemda melalui Bupati dan Ketua DPRD memberikan masukan kepada Mendagri tentang hal ini, “ kata Sekretaris KPU Manokwari Rustam Efendi.

“Nanti kami dari KPU juga lakukan yang sama, “ lanjut dia. Rustam menyampaikan itu dalam rapat terbatas dengan Pemda Manokwari berkenaan dengan telah berlakunya UU tentang Pilkada yang baru, Kamis (22/1) di ruang kerja Bupati di Sowi Gunung.

Rapat terbatas itu dihadiri oleh Bupati Bastian Salabai, Wakil Bupati Roberth Hammar, Ketua DPRD Dedi S. May beserta unsur pimpinan DPRD dan sejumlah pimpinan SKPD terkait.

Sesuai UU Pilkada baru itu, Pilkada Kabupaten Manokwari baru dilaksanakan pada 2018. Dengan demikian selama lebih kurang 2 tahun, Manokwari dipimpin oleh seorang Pelaksana Tugas Bupati (Caretaker).

Upaya yang sama, kata Rustam juga dilakukan oleh Kabupaten Merauke yang nasibnya sama dengan Kabupaten Manokwari. Di sana, Bupati dan Ketua DPRD bersepakat memohon ke Mendagri agar Pilkada setempat dimajukan ke 2015.

“Kalau tetap (Pilkada) di 2016, maka jabatan caretaker begitu lama karena sampai 2018 baru dilakukan Pilkada, “ ucap Rustam.

Bupati Bastian Salabai belum memberikan jawaban pasti terkait saran KPU itu. Salabai memilih berkonsultasi dulu dengan orang-orang terdekatnya.“Saya konsultasikan dengan dulu dengan staf khusus saya dulu, “ kata Salabai. |ZACK TONU BALA

Tinggalkan Balasan