Ketua KPU Teluk Bintuni, Ahmad Subuh Rafideso
Ketua KPU Teluk Bintuni, Ahmad Subuh Rafideso

KPU Dorong Disdukcapil Bintuni Terus Lakukan Perekaman e-KTP

BINTUNI, Cahayapapua.com— Komisi Pemilihan Umum Teluk Bintuni mendorong Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil Bintuni terus meningkatkan proses perekaman KTP elektronik atau e-KTP bagi warga yang belum melakukan perekaman di daerah itu.

Ketua KPU Teluk Bintuni Ahmad Subuh Rafideso mengatakan perekaman e-KTP penting untuk terus dilakukan karena Nomor Induk Kependudukan atau NIK yang merupakan identitas tunggal warga akan digunakan untuk menentukan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pilkada Papua Barat 2017.

Ahmad Subuh pekan lalu mengatakan dua minggu lalu pihaknya telah menyerahkan data pemilih yang belum memiliki e-KTP ke Disdukcapil untuk ditindaklanjuti karena data tersebut masuk dalam kategori e-KTP invalid. Ia berharap dengan modal data tersebut Disdukcapil segera berkoordinasi dengan pemerintah distrik dan kampung untuk melakukan perekaman e-KTP.

“UU memerintahkan untuk menerapkan KTP elektronik (pada Pilkada), jadi mau tidak mau suka tidak suka itulah yang akan dilakukan oleh penyelenggara. Oleh karena itu, kepada Disdukcapil agar proaktif dengan KPU. Teknisnya ketika KPU memberikan data pemilih yang tenyata belum ada e- KTP, Disdukcapil segera melakukan perekaman,” katanya.

KPU berharap data NIK sesuai hasil perekaman e-KTP sudah bisa diserahkan sebelum KPU menetapkan daftar pemilih tetap agar warga yang belum terdaftar sebagai pemilih bisa terdata KPU.

“Karena yang dibutuhkan oleh KPU adalah NIK, walapun belum memiliki E-KTP fisik yang terpenting ada surat keterangan telah dilakukan perekaman oleh Disdukcapil,” ujar Ahmad Subuh.

Sebelumnya Kepala Disdukcapil Bintuni Irwansyah Nazar mengungkap pihaknya akan tetap melakukan perekaman e-KTP dan memberikan surat keterangan sebagai syarat agar warga bisa terdaftar di DPT. Pemberian surat keterangan dilakukan untuk mensiasati kekurangan blanko e- KTP.

“Kita harap (warga yang melakukan perekeman e-KTP) terus bertambah. Informasi terakhir sudah 60 persen lebih warga melakukan perekaman. Mudah-mudahan sampai akhir tahun bisa mencapai 80-90 persen,” pungkasnya. (ART)

Tinggalkan Balasan