pilkada-serentak-2015.

KPU Kaimana Dilaporkan ke Polda Papua Barat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Kandidat bupati dan wakil bupati Kaimana, Matias Mairuma — Ismail Sirfefa melaporkan Komisi Pemilihan Umum setempat ke Kepolisian Daerah Papua Barat. KPU Kaimana juga dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu Papua Barat.

Penasehat Hukum Matias Mairuma — Ismail Sirfefa, Yan Christian Warinussy mengatakan, KPU Kaimana dilaporkan ke dua instisusi tersebut karena mereka diduga telah melakukan pelanggaran terhadap Matias dan Sirfefa dalam Pilkada Kaimana.

KPU Kaimana tidak meloloskan Matias – Sirfefa karena persoalan lokasi lahir Matias yang berbeda antara yang terdapat di KTP dengan Ijazah. Belakangan Panwaslu Kaimana menyatakan keputusan tersebut tidak sah dan merekomendasikan KPU untuk mengikutkan keduanya di Pilkada setempat.

Meski keputusan Panwaslu dianggap final dan mengikat, diikuti dengan pernyataan KPU Provinsi Papua Barat bahwa keputusan Panwaslu tersebut final, namun sampai sekarang belum dieksekusi KPU Kaimana.

Warinussy mengatakan, pihaknya melaporkan KPU Kaimana ke Polda Papua Barat karena KPU Kaimana tidak mempunyai itikad baik dalam menyelesaikan masalah kliennya.

“Kalau sampai 7 Oktober besok, berarti sudah satu bulan putusan itu tidak dilaksanakan. Padahal kami sudah mengirimkan surat sebanyak dua kali kepada KPU untuk mereka melaksanakan putusan Panwaslu Kaimana,” kata Warinnusy kepada wartawan di Mapolda Papua Barat, siang kemarin.

Kuasa hukum memilih melaporkan persoalan tersebut ke Polda Papua Barat karena menurut Warinussy di Kaimana sentra Penegakan Hukum Terpadu atau Gakkumdu belum berdiri di Kaimana. Yang sama ia menyatakan, Polres Kaimana kurang memberi respon terhadap masalah tersebut.

Dalam laporan ke Polda, Warinussy mengatakan, pihaknya juga memberi rekaman video terkait persoalan tersebut ke Polda Papua Barat. “Jika ada indikasi pidana umum maka bisa diteruskan, dan kami siap membantu mereka (Polda Papua Barat) dengan keterangan saksi-saksi yang diperlukan,” katanya.

Sebelum malaporkan KPU Kaimana ke Polda Papua Barat, Warinussy menerangkan pihaknya juga melaporkan KPU Kaimana ke Bawaslu Papua Barat 5 Oktober. KPU Kaimana juga dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. |ADITH SETYAWAN