Pilkada serentak 2015

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Barat menyatakan persiapan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Kaimana telah mencapai 90 persen.

Pilkada Kaimana sempat terganggu menyusul gugatan salah satu pasangan kandidat. Puncaknya komisioner KPU Kaimana dipecat oleh DKPP. Tahapan Pilkada kemudian diambilalih KPU Papua Barat.

Ketua KPU Papua Barat Amus Atkana, kemarin, mengatakan, 90 persen kesiapan Pilkada Kaimana didasarkan pada beberapa hal dasar yang telah dilakukan KPU menyambut Pilkada pada 9 Desember.

Kesiapan tersebut seperti telah dibagikannya alat peraga kampanye kepada para kandidat, penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan, hingga surat suara yang disebut telah masuk tahap pencetakan.

Sementara debat publik direncanakan pada 27 November, dilanjutkan dengan kirab demokrasi pada 28 November yang diikuti kampanye terbuka pada 3-5 Desember.

“(untuk) Alat kelengkapan TPS seperti formulir, bilik suara, dan kotak suara sudah tiba (di Kaimana),” kata Amus kepada pers.

Sementara itu meski Amus menyebut surat suara telah siap cetak, namun informasi yang diterima media ini menyebutkan, pencetakan belum dilakukan karena salah satu pasangan kandidat menolak menandatangani kesepakatan pencetakan surat suara.

Selain hal tersebut, anggaran Pilkada Kaimana disebut telah habis terpakai. Soal ini, Amus mengatakan belum meminta klarifikasi dari sekretariat KPU Kaimana.

“Prinsipnya jika terdapat kekurangan akan diaddendum untuk penambahan. Ini tugas pemerintah daerah. Jika terdapat kelebihan akan dikembalikan ke kas negara,” tandas Amus. |RASYID FATAHUDIN