Ketua KPU saat menerima massa pendemo.

KPU Tanggapi Putusan Sengketa Pilkada Kaimana Paling Cepat 2 Pekan

KAIMANA, CAHAYAPAPUA.com – Ketua KPU Kaimana Hasbulla Furuada, SP mengatakan pihaknya belum bisa mengambil sikap terkait keputusan Panwaslu yang menerima permohonan Matias Mairuma-Ismail Sirfefa karena belum ada petunjuk dari KPU Provinsi maupun KPU RI.

Jawaban KPU provinsi mapun KPU RI kemungkinan baru bisa dikeluarkan paling cepat dua minggu. Pasalnya kasus seperti bukan hanya terjadi di Papua, tetapi juga terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

“Apakah KPU RI akan memerintahkan KPU kabupaten/kota untuk melaksanakan putusan sesuai dengan aturan itu kah atau mengatakan bahwa tetap melaksanakan putusan pertama yang menetapkan dua pasang calon. Kami sedang berkoordinasi dan menunggu keputusan. Mudah-mudahan, paling cepat dua minggu,” ujarnya dihadapan pendukung pasangan calon Freddy-Mola dan HAM yang melakukan aksi dukungan terhadap KPU agar tidak mengakomodir pasangan Matias-Ismail.

Dijelaskan, penyelenggara Pemilu ada dua yakni KPU dan Panwas. KPU melaksanakan tahapan dan Panwas melakukan pengawasan. Panwas bukan saja mengawasi penyelenggara Pemilu, tetapi juga mengawasi peserta Pemilu. Diakui, sengketa Pemilu memang rananya Bawaslu sehingga keluarlah Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2015 yang menyebutkan keputusan Bawaslu dan Panwaslu bersifat final dan mengikat.

“Undang-undang penyelenggara Pemilu menyampaikan bahwa penyelenggara Pemilu itu ada dua yakni KPU dan Panwas. Panwas mengawasi tahapan yang dilakukan oleh KPU dan juga yang dilakukan oleh peserta. Jadi bukan Panwas mengawasi teman penyelenggara saja, tapi juga mengawasi peserta Pemilu. Saya merasa bahwa leluhur dorang masih menangis. Kapan ada kejujuran di negeri ini. Ketika anak-anak negeri mau mengatakan yang sejujurnya, kenapa masih ada yang tidak mau,” ujarnya yang ketika keluar dari gedung KPU sempat dibopong pendukung Freddy-Mola dan HAM. |ISABELA WISANG

Tinggalkan Balasan