KPU Papua Barat

KPU Usul 16 Januari sebagai Hari Libur

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– KPU Provinsi Papua Barat telah mengajukan permohonan kepada pemerintah Kabupaten Fakfak, agar tanggal 16 Januari ditetapkan sebagai hari libur dalam rangka pelaksanaan pilkada.

Ketua KPU, Amus Atkana mengatakan, pengajuan ini sudah ditindaklanjuti dengan permohonan Pemda Fakfak terkait hari libur kepada Gubernur Papua Barat, Abraham. O.Atururi per 6 Januari lalu.

Pasca putusan Kasasi Mahkama Angung yang memenagkan banding KPU RI atas putusan PTTUN Makassar tanggal 23 Desember. Tanggal 30 Desember 2015 lalu , KPU RI memerintahkan KPU Provinsi Papua Barat sebagai exoficio pelaksana Pilkada Fakfak.

“KPU sudah melakukan pleno perubahan dan penetapan jadwal pilkada termasuk memperpanjang waktu kerja PPD, PPS, dan KPPS. Ini langkah-langkah yang sudah dilaksanakan,” kata Amus ketika dikonfrimasi, Jumat (8/1/2016).

Selain itu, rapat koordinasi dengan perserta pilkada, pihak TNI dan Polri termasuk Bawaslu dan jajarannya telah dilaksanakan, termasuk sosialisasi kepada elemen masyarakat maupun lewat media massa.

“Saat ini, KPU sedang dilakukan penyortiran logistik pilkada. Jadi, pelaksanaan pilkada kabupaten Fakfak akan dilaksanakan tanggal 16 Januari,” kata Amus lagi.

Sebelumnya, KPU telah melakukan penarikan seluruh logistik pilkada kabupaten Fakfak. Ini imbas dari putusan PTTUN yang memenangkan permohonan calon bupati-wakil bupati pasangan Donatus Nimbitkendik-Abdul Rahman.

“Logistik tidak ada masalah karena sudah diamankan, dan ini utuh. Ini adalah pemilu susulan sehingga tidak ada pencetakan logistik baru. Distribusinya akan dilakukan pada empat hari sebelum pemungutan suara,” pungkasnya. |RASYID FATAHUDDIN|EDITOR : BUSTAM

Tinggalkan Balasan