Ketua KPU Provinsi Papua Barat, Amus Atkana. (Doc. CAHAYAPAPUA)

KPUPB: Anggaran Tak Direalisasikan Bulan Ini, Pilgub Bisa Ditunda

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Barat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan DPR Papua Barat (DPRPB) guna memastikan realisasi anggaran Pilkada gubernur tahun 2017 mendatang.

“Mudah-mudahan dengan dilantiknya ketua DPR (Papua Barat) ada satu langkah maju terkait pembahasan anggaran Pilkada gubernur,” kata Amus pekan lalu.

KPU provinsi mengusulkan anggaran pilkada gubernur senilai Rp.678 miliar. Jumlah anggaran tersebut disesuaikan dengan tingkat kebutuhan di 13 kabupaten/kota se-Papua Barat.

“Tapi, sampai saat ini pemerintah daerah belum memanggil kami untuk melakukan koordinasi atau rasionalisasi,” ujar Amus.

KPU memastikan akan menunda pelaksanaan pilkada gubernur jika tahapan persiapan rampung pada Februari ini, namun anggaran belum juga direalisasikan.

“Tahapan persiapan belum selesai. Masih ada waktu, kami optimis dan percaya bahwa pekerjaan ini adalah amanah terutama pemilu. Pasti ada anggaran yang disiapkan pemerintah untuk pilkada,” pungkasnya.

Selain Pilkada gubernur, di Papua Barat ada empat daerah yakni Kota Sorong, Kabupaten Maybrat dan Tambrauw, dan Sorong yang juga melaksanakan Pilkada tahun 2017.

Sebelumnya KPU RI memberikan batas waktu bagi KPU Provinsi Papua Barat untuk memastikan realisasi anggaran melalui penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) hingga Februari mendatang.

KPU Papua Barat mengaku mengajukan anggaran senilai 678 miliar untuk membiayai kebutuhan penyelenggara Pilkada yang di 2.704 TPS ditambah pembiayaan bagi 1.757 panitia pemungutan suara (PPS) di 13 kabupaten dan satu kota se-Papua Barat. |RASYID FATAHUDDIN